IESPA Banten Batal Gelar Jambore Nasional dan Selekda

SERANG – Pandemi virus corona berimbas terhadap kegiatan Pengurus provinsi Indonesia E-Sport Assosiation (Pengprov IESPA) Banten. Tercatat, dua acara terpaksa ditunda untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 tersebut.

Dari data yang diperoleh, dua acara yang ditangguhkan adalah jambore nasional pada 27-29 Maret dan seleksi daerah (selekda) pada bulan ini.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum Pengprov IESPA Banten, Ucu Nurarief Jouhar. “Kami juga harus mentaati perintah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten yang telah mengeluarkan perintah dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Makanya kita tidak mau menggelar jambore nasional dan seleksi dalam waktu dekat, lantaran jumlah pesertanya mencapai 1.500 orang,” papar Ucu kepada awak media, Minggu (22/3/2020).

Padahal, diakuinya, segala persiapan yang dilakukan sudah matang. Yang sangat disayangkan adalah selekda. Pasalnya, seleksi untuk atlet dan brand ambassador E-Sport, sebagai syarat untuk tampil di Kejuaraan E-Sport Asia. “Terpaksa dimundurkan sampai Juni mendatang atau waktu yang belum ditentukan, melihat perkembangan virus corona,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, di selekda sendiri, pengurus membutuhkan atlet game Mobil Legend, Autochess, PUBG, dan Dota. Masing-masing satu tim.

“Mobil Legend dan dota lima orang, official satu. Autochess personal, PUBG empat orang, dan Dota empat orang,” bebernya.(jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.