Pelatih Awasi Ketat Atlet Gulat Selama Pandemi Corona

SERANG,jajakbanten.com – Penyebaran virus corona yang semakin masif di Banten membuat cabang olahraga (cabor) gulat was-was. Mereka pun mengawasi dengan ketat gerak gerik atlet binaannya yang lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua.

“Harus diawasi, karena kami sebagai pelatih khawatir mereka terjangkit wabah Covid-19. Jangan sampai terjadi, karena bisa mempengaruhi fisik atlet,” papar Pelatih Gulat Banten, Abid Dasuki kepada awak media, Rabu (22/4/2020).

Apalagi, kata dia, waktu pertandingan pesta olahraga terbesar di Tanah Air itu hanya tinggal hitungan bulan. “Pelaksanaan PON XX/2020 Papua kan November. Jadi, atlet hanya punya waktu persiapan maksimal tujuh bulan. Bila sampai kena, sudah bubar, kembali dari awal lagi persiapannya,” ucapnya.

Diakui Abid, meski Desi Shinta, Aji Hakiki, Fauzul Adim, Dulman, dan Frija melakoni latihan mandiri di rumah-masing, dipantau secara berkala melalui teknologi daring. “Sekarang atlet diposisikan untuk menjaga kondisi fisik masing-masing secara terstruktur, juga dalam rangka membantu pemerintah dalam menangani virus corona,” terangnya.

Dia menerangkan, sengaja melakukan semuanya karena memiliki harapan besar kelima atlet gulat Banten tersebut mampu mempersembahkan yang terbaik di Papua nanti.

Terutama untuk Desi Shinta dan Aji Hakiki yang merupakan peraih medali emas di PON XIX/2016 Jawa Barat. “Harus mampu mempertahankan raihan yang diperoleh sebelumnya. Ayo gulat Banten pasti bisa dan kita bisa melewati pandemi ini,” bebernya.(jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.