Pemkab Serang Gelar Operasi Pasar

SERANG,jejakbanten.com – Dalam rangka menekan harga komoditas yang mahal di tengah pandemi virus corona, Satuan Tugas (Satgas) pangan menggelar operasi pasar di Pasar Anyer, Senin (4/5/2020).

Tim menjual bahan kebutuhan dapur sesuai harga biasanya.Seperti bawang putih yang dibandrol Rp 29.000 per kilogram dan gula pasir seharga Rp 12.000 per kilogram.

Namun, operasi kali tampak berbeda, di mana dikawal ketat oleh pihak kepolisian. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dijaga supaya warga tidak berkerumun dan menjaga jarak untuk menghindari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, operasi pasar dilaksanakan karena harga bawang putih dan gula pasir sudah hampir tiga bulan tidak mengalami penurunan.

“Bawang putih itu Rp 40.000 dan gula pasir ada dikisaran harga Rp 18.000 per kilogramnya. Makanya, kami perlu adakan operasi pasar untuk menstabilkan harga kembali,” papar Wahid.

Dalam kegiatan operasi pasar ini, tim Satgas pangan menurunkan dua ton gula bawang putih dan satu ton gula pasir. Namun untuk pembelian dibatasi, hanya per orang dua kilogram karena dikhawatirkan diborong oleh orang yang memiliki uang.

“Kita harapkan dengan adanya operasi pasar tersebut, masyarakat terbantu karena sekarang warga sangat membutuhkan gula putih. Untuk gula pasir kita peroleh dari PT Angel Product dan bawang putihnya dari Kementerian Pertanian,” ungkapnya.

Ia menuturkan, selain di Pasar Anyer,  operasi pasar akan dilakukan di enam pasar lainya yakni Pasar Baros, Pasar Petir, Pasar Tirtayasa, Pasar Banjar di Kecamatan Cikande, Pasar Padarincang, dan Pasar Kragilan.

“Untuk operasi pasar sekarang, kami tetap memakai prosedur pencegahan Covid-19. Masyarakat yang mau beli harus pakai masker dan harus menjaga jarak,” terangnya.(jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.