Sekolah di Kabupaten Serang Wajib Terapkan Ekstrakurikuler Pencak Silat

SERANG,jejakbanten.com – Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa mewajibkan setiap sekolah baik tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SD-SMP) di 29 kecamatan melaksanakan ekstrakurikuler seni bela diri tradisional pencak silat.

Tujuannya, untuk mengenalkan sejak dini seni tradisional bela diri pencak silat salah satunya Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir atau TTKKDH.

“Dalam rangka mendukung pengembangan TTKKDH, kami dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memberikan kesempatan TTKKDH atau lainnya untuk masuk kepada lembaga pendidikan mulai SDM dan SMP melaksanakan ekstrakurikuler pencak silat,” ujarnya.

Hal itu disampaikan Pandji saat memberikan sambutan pada Syukuran dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kumpulan Seni Tradisional Indonesia Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (KSTI TTKKDH) di salah satu hotel di Kota Serang pada Rabu (27/1/2020).

Ia berharap agar kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Serang segera terealisasi, sehingga memberikan ruang kepada TTKKDH untuk menawarkan kepada lembaga pendidikan guna mengisi agenda ekstrakurikuler dengan mengajarkan seni tradisional yang menjadi kekayaan bangsa.

“Semua seni bela diri dari luar bukan tidak baik, tapi akan lebih baik kita mengembang seni kekayaan kita ini jadi panduan kami. Jadi, SD dan SMP diwajibkan melaksanakan ekstrakurikuler dengan mempelajari seni pencak silat TTKKDH, Haji Salam (HS), atau lainnya,” terangnya.

Oleh karenanya, dalam kesempatan tersebut dia memohon kepada jajaran dan pengurus KSTI TTKKDH ketika sudah sepakat memilih Amah Suhamah sebagai Ketua DPP KSTI TTKKDH, tentunya semua jajaran pengurus mendukung sepenuhnya untuk mengembangkan TTKKDH menjadi tuan rumah di Banten.

“Harus menjadi tuan rumah, menjadi kebanggaan kita bersama tentunya paguron-paguron lainnya juga,” tegasnya.

Sementara Ketua DPP KSTI TTKKDH, Amah Suhamah mengucapkan terima kasih atas dukungan yang disampaikan Wabup Serang Pandji Tirtayasa. “Atas nama pribadi dan keluarga mari kita bersatu untuk mengembangkan dan melestarikan KSTI TTKKDH,” pungkasnya.(ar/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.