Batas Usia Futsal Putri-Putra Porprov VI Banten Harus Sama

TANGERANG,jejakbanten.com – Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten kususnya cabang olahraga (cabor) futsal putri, para peserta meminta tuan rumah menerapkan aturan batas usai yang baku. Baik putri maupun putra harus sama.

Diketahui, saat ini pro dan kontra mulai terjadi. Di mana saat Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Banten Desember 2021 lalu, Kota Tangerang selaku tuan rumah menetapkan bahwa batasan usia buat pemain putri adalah kelahiran tahun 2004 atau 18 tahun ke bawah.

Sedangkan untuk tim futsal putra, yang dipakai adalah penggawa kelahiran 2001 atau 21 tahun ke bawah. Alhasil banyak dikeluhkan peserta Porprov VI Banten.

Salah satunya Ketua Asosiasi Futsal (AFK) Tangerang, Fuad Adhitama. Kata dia, apabila diberlakukan kualitas pertandingan jadi tidak baik dan mematikan pembinaan yang telah berjalan.

“Tidak fair kalau rencana batasan usia dibedakan antara putra dan putri karena yang menginginkan hanya tuan rumah. Dan kami sebagai pelaku pembinaan di daerah sangat berkeyakinan kualitas laga putri akan jomplang, karena kebanyakan yang main adalah anak-anak SMA,” ungkapnya.

Sementara Pelatih Tim Futsal Putri Kabupaten Tangerang,  Gealdy Nianda sepakat dengan batasan usia yang sama antara putri dan putra. Apalagi sebagian besar kabupaten/kota melaksanakan ancang-ancang dengan menggunakan pemain usia di bawah 21 tahun.

“Hal tersebut berdasarkan aturan yang berlaku di Porprov V tahun 2018. Jadi, saya berharap AFP Banten dan Kota Tangerang bisa memenuhi ketentuan yang sebelumnya berlaku,” pungkasnya.(ar/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.