Stok Darah Makin Tipis, UDD PMI Kota Serang Semakin Urgent

SERANG, jejakbanten.com – Stok darah menipis, menjadi alasan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang, cepat membangun Unit Donor Darah (UDD) yang dikatakan urgent.

Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin menyampaikan, pembangunan UDD PMI Kota Serang merupakan cita-cita bersama masyarakat Kota Serang maupun PMI sendiri.

“Pembangunan UDD merupakan cita-cita PMI dan keinginan bersama yang masih ditunggu-tunggu seluruh masyarakat Kota Serang,” ucapnya, seusai kegiatan pelantikan PMI kecamatan seKota Serang yang bertempat di Markas PMI Kota Serang, Kamis (20/1/2022).

Lebih lanjut, Subadri menjelaskan untuk saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sudah menetapkan lokasi yang akan dibangun UDD dan markas PMI Kota Serang. Pada tahun ini tahapannya terlebih dahulu Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED), untuk tahapan pembangunannya di tahun 2023.

“Untuk FS tidak boleh satu lokasi ada beberapa lokasi, Ada di keriti, di Rumah Sakit (RS) kota dan di kawasan Markas PMI ini. Diharapkan hasil dari FS dan DED bisa ditindaklanjuti secara cepat,” imbuhnya.

Senada disampaikan, Ketua PMI Kota, Aderosi haerunnisa, mengatakan terkait penetapan lahan UDD PMI sudah dilakukan, untuk tahun ini sudah dianggarkan Rp. 500 juta oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Serang untuk dilakukan pengurugan lahan.

“Alhamdulillah, untuk penetapan lahan sudah Kami terima, tinggal proses selanjutnya akan dilakukan oleh pihak Dinas PUPR,” katanya.

Kemudian, Ia menjelaskan pembangunan UDD ini sangat penting bisa dikatakan urgent. Pihaknya telah mendapatkan laporan stok darah yang tipis sedangkan kebutuhan banyak, selain dari mengajak dan mensosialisasikan agar masyarakat mau mendonorkan darahnya pembangunan UDD juga diperlukan.

“Untuk saat ini masyarakat Kota Serang masih melakukan donor darah di UDD Kabupaten Serang,” katanya.

Selanjutnya, Ia mengungkapkan karena ditahun ini pada anggaran perubahan tidak mungkin adanya pembangunan gedung.
Jadi mau tidak mau pihaknya menunggu anggaran tahun 2023 untuk pembangunan gedung UDD.

“Anggaran pembangunan itu besar, paling Kita menunggu tahun anggaran 2023 untuk pembangunan gedungnya,” paparnya.

Ada skema lain untuk menunggu pembangunan, Kata haerunnisa solusinya menggunakan skema lain. Karena kebutuhan dan donor darah tinggi sekali mungkin solusinya akan dibangun dahulu UDD bertahap.

“UDD dapat dibangun secara bertahap dalam artian Kita bisa menyewa tempat atau menggunakan fasilitas yang dimiliki Pemkot Serang. Salah satunya insyaallah Kami akan melihat gedung-gedung yang ada di lingkungan stadion Maulana Yusuf yang bisa digunakan sementara untuk UDD,” ujarnya. (fj/yd/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.