Gempa Bumi dan Erupsi GAK tak Pengaruhi Wisatawan di Anyer dan Cinangka

SERANG,jejakbanten.com – Gempa bumi yang menimpa daerah Banten dan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak Kamis (3/2/2022), ternyata tidak mempengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung ke wilayah Pantai Anyer, Kabupaten Serang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Beni Kusnandar. Kata dia, pantai di Anyer dan Cinangka terpantau tetap ramai.

Hanya saja, bila kunjungan di hotel memang menurun. “Seperti di hotel Marbella agak menurun akibat dampak gempa bumi dan erupsi GAK,” jelasnya, Minggu (6/2/2022).

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pelaku usaha pariwisata untuk tetap waspada dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Insya Allah masih aman dan mudah-mudahan GAKnya tidak erupsi lagi,” katanya.

Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang terus bersiaga mengingat GAK kembali mengalami erupsi. Mereka pun terus meningkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, koordinasi dengan dua lembaga tersebut sangat penting untuk mengetahui perkembangan GAK, agar pihaknya bisa melakukan evakuasi kepada warga Kabupaten Serang yang berada di sana.

BPBD Kabupaten Serang pun menggelar pertemuan dengan BMKG dan petugas Pos Pengamatan GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka sebagai tindak lanjut dari erupsinya GAK yang terjadi.

“Terkait informasi kebencanaan dalam hal ini GAK harus kita miliki bareng-bareng. Saya berharap ketika akan terjadi ledakan yang lebih besar informasi itu bisa cepat kita terima dan masyarakat sehingga bisa melakukan tindakan antisipasi,” jelasnya.(ar/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.