Berbeda dengan Tahun Lalu, Pemkot Serang Beri Kelonggaran Waktu Operasional Rumah Makan

SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberikan kelonggaran untuk para pelaku usaha makanan di bulan puasa ini.

Bahkan, pemkot memperbolehkan pengusaha makanan membuka warungnya di siang hari.

Dengan alasan memberikan ruang bagi masyarakat yang sedang sakit, uzur, dan musafir yang datang ke Kota Serang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, diperbolehkannya warung makan dan restoran buka untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang uzur, sakit, dan musafir.

“Artinya kami membuka ruang bagi yang uzur, musafir, dan yang sakit. Nanti kalau kami tidak memberikan ruang, malah melanggar hak asasi manusia (HAM),” katanya.

Namun, kata dia, pemilik warung makan dan resto, dilarang untuk melayani pembelinya makan di tempat.

“Jadi, warungnya tetap tutup tapi hanya melayani yang pesan antar. Pada intinya tidak melayani makan di tempat, itu saja,” paparnya.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, seluruh pengusaha rumah makan, resto, atau pun warung makan di Kota Serang, diminta untuk tidak melayani pembeli yang makan di tempat.

“Kami juga melarang pengusaha makanan untuk menyediakan atau melayani orang menyantap makanan atau pun minuman pada siang hari,” jelasnya.

Namun, diperbolehkan untuk pembelian makanan melalui jasa pengiriman, pesan antar, atau dibawa pulang.

“Jadi bukan menutup warungnya, tetap bisa berdagang tapi dengan mengikuti peraturan. Intinya, warung ditutup tidak melayani makan di tempat, kalau dibawa pulang itu boleh,” katanya. (rk/yd/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.