Tahapan Pendaftaran Porprov Molor, Ini Penyebabnya!

TANGERANG,jejakbanten.com – Tahapan pendaftaran peserta di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI dipastikan molor. Ada dua penyebabnya, yakni Surat Keputusan (SK) penambahan cabang  olahraga (cabor) dan belum ada penerbitan SK Technical  Delegate (TD).

Sekretaris Umum KONI Banten, Koswara Purwasasmita  mengatakan, untuk penerbitan SK TD, KONI Banten selaku  steering committee (panitia pengarah) sudah mengirimkan  surat kepada pengurus provinsi (pengprov) peserta Porprov  untuk mengeluarkan surat penunjukkan TD dari masing-masing cabor.

“Kami sudah menyurati pengprov untuk bisa menunjuk TD  yang akan di SK kan dan kita sampaikan pada tuan rumah dan  Kabupaten dan Kota peserta Porprov. TD sangat penting untuk  menentukan tahapan selanjutnya dalam persiapan menyelenggarakan Porprov, salah satunya menyusun Technical Hand Book  (buku saku teknis) yang berisi nomor pertandingan dan aturan  perlombaan,” ujarnya.

Ditambahkan Koswara, penetapan SK TD juga akan berpen garuh pada tahapan pendaftaran peserta Porprov yakni saat  entry by number (pendaftaraan nomor pertandingan) dan  entry by name (pendaftaran nama atlet). Pasalnya, dari TD  inilah yang menetapkan nomor yang akan dilombakan dan  siapa saja atlet yang memenuhi syarat ketentuan bisa bertand ing di Porprov VI.

Sedangkan terkait tahapan pendaftaran yakni entry by sport  (pendaftaran cabang olahraga), entry by number dan entry  by name, dikemukakan Arsani Maidi Wakil Ketua I KONI Kota  Tangerang, dipastikan mengalami pengunduran jadwal. Setelah  sebelumnya tahapan sempat diundur dari 12 bulan, 8 bulan  dan 4 bulan menjadi 8 bulan, 6 bulan dan 4 bulan, kembali  diundur lagi.

“Tahapan pendaftaran untuk entry by sport itu pada tujuh bu lan sebelum pelaksanaan Porprov, sementara entry by number  ada di posisi lima bulan sebelum Porprov. Dan entry by name  dilakukan tiga bulan sebelum pelaksanaan Porprov yang telah  ditetapkan pada 11 November 2022,” pungkasnya.(ar/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.