Libatkan UMKM Binaan, KPw BI Banten Targetkan Transaksi KKB Hingga Rp7 Miliar

SERANG, jejakbanten.com – Sekitar 500 UMKM binaan baik Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Banten mau pun Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Provinsi Banten berpartisipasi mengikuti kegiatan Karya Kreatif Banten (KKB).

Bahkan, BI Banten menargetkan transaksi KKB hingga Rp7 miliar dalam kegiatan tersebut.

Angka tersebut merupakan dua kali lipat dari capaian target transaksi KKB tahun lalu sebesar Rp3,7 miliar.

Kepala KPw BI Banten Imaduddin Sahabat mengatakan, secara keseluruhan terdapat 500 UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Namun, yang ditampilkan pada kegiatan Expo KKB sekitar 80 UMKM, dengan sistem offline mau pun online.

“Jadi total ada 500 UMKM unggulan dari berbagai binaan. Dari 500 kami kurasi jadi 80 UMKM,” katanya, Rabu 18/5/2022.

Dia menjelaskan, dari 80 UMKM yang ditampilkan, terdiri dari sektor kriya, fashion, dan kuliner.

Namun, dari puluhan UMKM yang tampil akan dikurasi kembali untuk tampil di acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) berikutnya.

“Kami kan mencari UMKM yang berkualitas, jadi ketika ditampilkan di KKI, bisa menjadi bintang,” ujarnya.

Mengenai capaian target, dia menuturkan, optimis bisa meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp3,7 miliar.

Sebab, tahun ini banyak pihak yang terlibat termasuk perbankan dan banyak produk yang ditampilkan.

“Prediksi kami bisa dua kali lipat sekitar Rp7 miliar, itu harapan kami untuk tahun ini,” jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Rudiansyah Thoib mengatakan, keberadaan UMKM di daerah cukup penting.

Sebab hal itu berpengaruh menekan tingginya angka pengangguran, karena salah satu faktor meningkatkan pengangguran adalah tidak adanya lapangan pekerjaan.

“Larena ketersediaan angkatan kerja tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Maka UMKM ini juga menjadi salah satu solusi untuk menekan itu,” paparnya. (rk/yd/jb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.