
24 Koperasi Merah Putih di Kota Serang Ditarget Beroperasi Bulan Depan
SERANG, jejakbanten.com – Sebanyak 24 Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Serang ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026 mendatang.
Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang memastikan kesiapan operasional terus dikebut setelah verifikasi dan validasi lapangan rampung dilakukan.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, dari total 67 lokasi Koperasi Merah Putih yang menjadi target di Kota Serang, sebanyak 24 titik telah selesai dilakukan verifikasi dan validasi.
“Atas arahan Pak Gubernur dan Pak Walikota, kemarin kami sudah melakukan verifikasi dan validasi di lapangan. Ada 24 titik yang sudah kami lakukan verval,” ujarnya, Senin 5 Oktober 2026.
Menurutnya pelaksanaan verval belum dapat dilakukan sekaligus di seluruh titik. Salah satu kendala yang masih dihadapi yakni ketersediaan lahan untuk mendukung operasional koperasi. “Nanti kan secara bertahap. Sekarang ini kami fokus di verifikasi lapangan dulu,” katanya.
Selain persoalan lahan, Pemkot Serang masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari kementerian terkait.
Aturan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan skema pengadaan lahan, termasuk pembagian kewenangan antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemkot Serang.
“Kalau kami kan di daerah pelaksana, jadi menunggu arahan lanjutan dari pusat. Untuk juklak dan juknisnya juga kami masih menunggu,” jelasnya.
Di sisi lain, dia mengaku, kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola koperasi mulai dipenuhi.
Wahyu menyebutkan, pemerintah pusat telah menurunkan 24 manajer untuk mengawal operasional koperasi pada 24 titik yang telah dinyatakan siap.
Penempatan manajer tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Karena itu, Wahyu tidak menutup kemungkinan terdapat manajer yang berasal dari luar Kota Serang.
“Keputusannya dari pusat, jadi bisa saja ada manajer yang berasal dari luar daerah Kota Serang,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan manajer menjadi bagian dari persiapan menuju operasional Koperasi Merah Putih.
Meski masih terdapat sejumlah tahapan administrasi yang harus diselesaikan, pihaknya menargetkan 24 koperasi tersebut sudah dapat mulai beroperasi bulan depan.
“InsyaAllah bulan depan mulai beroperasi. Proses verval masih akan dilanjutkan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan lokasi dan ketentuan teknis dari pemerintah pusat,” paparnya. (rk/yd/jb)
