Warga Rusunawa Margaluyu Masih Menanti Realisasi Fasilitas Umum, Ambulans dan Musola jadi Kebutuhan Mendesak
SERANG, jejakbanten.com – Ambulans, musala, hingga taman bermain anak masih menjadi kebutuhan utama yang diharapkan penghuni Rusunawa Margaluyu, Kecamatam Kasemen, Kota Serang.
Sejumlah fasilitas yang sempat direncanakan Pemerintah Kota Serang hingga kini belum terealisasi akibat penyesuaian anggaran.
Salah seorang penghuni rusunawa, Empap mengaku, sebelumnya ia bersama warga lainnya sempat menyampaikan langsung aspirasi terkait kebutuhan masyarakat yang tinggal di Rusunawa Margaluyu kepada Wali Kota Serang beberapa waktu lalu.
Aspirasi tersebut di antaranya berkaitan dengan fasilitas umum dan penunjang bagi penghuni rusunawa.
“Waktu relokasi dulu memang ada harapan dari Pak Wali terkait fasilitas untuk kesejahteraan warga rusunawa. Kami hanya berharap itu bisa direalisasikan walaupun bertahap,” ujarnya, Selasa 2 Juni 2026.
Ia menuturkan, kebutuhan ambulans menjadi salah satu yang paling mendesak lantaran akses menuju fasilitas kesehatan cukup jauh.
Selama ini warga mengandalkan puskesmas terdekat ketika ada penghuni yang sakit atau membutuhkan penanganan cepat.
“Kalau ada warga sakit biasanya harus hubungi puskesmas dulu. Jadi kalau ada ambulans tentu sangat membantu,” jelasnya.
Selain ambulans, warga juga berharap adanya musala permanen dan area bermain anak.
Saat ini aktivitas ibadah masih memanfaatkan aula yang disediakan pengelola rusunawa.
“Kita sekarang ini masih pakai aula yang dikasih pinjam sama UPT Rusunawa Margaluyu,” katanya.
Kepala UPT Rusunawa Kota Serang, Erwan Alif Maulana mengatakan, aspirasi warga terkait ambulans, musala, hingga fasilitas bermain anak memang sudah lama disampaikan kepada pengelola.
“Memang dari awal warga menyampaikan kebutuhan ambulans, musala, sampai kegiatan pemberdayaan. Kami coba realisasikan secara bertahap,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa program mulai dijalankan untuk mendukung kebutuhan penghuni rusunawa, salah satunya pasar murah yang melibatkan dinas terkait.
Program itu dinilai membantu warga karena harga kebutuhan pokok lebih terjangkau. “Ya, kami ada beberapa kegiatan juga untuk membantu warga rusun. Salah satunya pasar murah, baik dari provinsi maupun kota,” tuturnya. (rk/yd/jb)
