DaerahUtama

40 KKMP Terkendala Lahan, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Serang Tersendat

SERANG, jejakbanten.com – Pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Serang tersendat.

Dari 67 kelurahan yang menjadi sasaran pembangunan, baru 27 titik yang masuk tahap pembangunan fisik, sedangkan 40 titik lainnya masih terkendala ketersediaan lahan.

Persoalan lahan menjadi hambatan utama percepatan pembangunan KKMP. Bahkan, sejumlah lahan yang telah ditemukan belum dapat digunakan karena tidak memenuhi persyaratan teknis, seperti luas lahan yang kurang maupun akses jalan yang tidak memadai.

Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Marta Satria Subing mengatakan, pihaknya masih melakukan inventarisasi dan pencarian lahan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan KKMP di seluruh kelurahan.

“Dari 67 KMP di Kota Serang, pembangunan fisik saat ini sudah menginjak angka 27 titik,” ujarnya, Senin 21 September 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik telah menyelesaikan pekerjaan fisik. Sementara 14 titik lainnya masih dalam pengerjaan dengan progres pembangunan berkisar 10 hingga 30 persen.

Menurut Marta, persoalan tidak hanya terjadi pada kelurahan yang belum memiliki lahan.

Beberapa lokasi yang sebelumnya telah diidentifikasi juga harus ditinjau kembali karena tidak memenuhi ketentuan teknis pembangunan.

Kondisi itu membuat Pemkot Serang harus mencari lokasi alternatif. Inventarisasi dilakukan terhadap sejumlah aset milik Pemkot Serang, Pemprov Banten, hingga lahan yang berada di bawah penguasaan kementerian maupun BUMN.

“Untuk 40 titik yang belum memiliki lahan itu, kami sebetulnya sudah memaksimalkan di lapangan mencari lahan-lahan milik Pemerintah Kota Serang, Pemerintah Provinsi Banten maupun kementerian atau BUMN,” jelasnya.

Keterbatasan lahan tersebut mendorong Pemkot Serang meminta dukungan Pemprov Banten.

Wali Kota Serang disebut telah mengajukan permohonan bantuan pengadaan lahan kepada Gubernur Banten sekitar satu bulan lalu.

Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai dukungan anggaran dari Pemprov Banten untuk pengadaan lahan KKMP di Kota Serang pada 2027.

“Pak Wali sudah mengajukan permohonan kepada Pak Gubernur untuk diberikan bantuan dalam hal pengadaan lahan,” tuturnya.

Marta menegaskan, kesiapan lahan menjadi faktor krusial dalam menentukan percepatan pembangunan. Sebab, pembangunan fisik dapat segera dilakukan apabila lokasi telah tersedia dan memenuhi seluruh persyaratan.

“Kalau misalnya sudah ada lahan, Agrinas siap melakukan pembangunan. Tapi karena tidak ada, atau ada lahan tapi tidak memenuhi persyaratan, akhirnya dipending pembangunan,” katanya.

Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan Pemkot Serang terus mendorong percepatan pembangunan KKMP di seluruh kelurahan.

Menurutnya, pembangunan koperasi tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Pada prinsipnya kami terus mendorong agar pembangunan KKMP ini dapat berjalan dan memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *