OlahragaUtama

KONI Banten Segera Kucurkan Dana Pelatda PON Papua

SERANG,jejakbanten.com – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan dilangsungkan pada tahun depan, KONI Banten segera mengucurkan dana penyelenggaraan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) kepada 38 cabang olahraga (cabor) yang jadi peserta. Bila tak ada halangan, pada bulan Agustus ini.

Hal itu terungkap saat rapat koordinasi antara KONI Banten dengan cabor peserta PON XX Papua, pada Rabu (5/8/2020), di Aula KONI Banten, Cipocok Jaya, Kota Serang.

Pada agenda tersebut, KONI Banten membeberkan tentang penyerahan dana pelaksanaan Pelatda PON XX Papua. Sosialisasi ini dilakukan agar penggunaan anggaran kegiatan Pelatda PON XX Papua tepat sasaran dan mampu meningkatkan kemampuan atlet penghuni Pelatda.

“Kita sampaikan bahwa uang untuk Pelatda PON XX Papua sudah bisa digunakan. Pemberitahuan kami sampaikan, supaya setelah pengucuran dana, pengurus provinsi (pengprov) olahraga bisa bertanggungjawab pada penggunaannya. Termasuk laporan kegiatan agar tertib dan tepat waktu,” ungkap Wakil Ketua II KONI Banten, H. Engkos Kosasih.

Keinginan itu disampaikan Engkos, lantaran KONI Banten yang diberi amanah uang hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, dapat mempertanggungjawabkannya dengan baik.

“Semua tahapan harus tertib administrasi. Sehingga apa yang kita terima, selain bisa dipertanggungjawabkan, pun mendukung pencapaian prestasi atlet Banten di PON XX Papua nanti,” imbuhnya.

Dari acara yang dilangsungkan, dia berharap, semakin tumbuh lagi semangat untuk menciptakan prestasi. Jadi, beban prestasi bukan hanya milik atlet, pelatih, dan KONI Banten saja. Melainkan pengurus cabor serta unsur lain yang terlibat dalam persiapan PON XX Papua.

“Tujuannya kan satu, yaitu meraih Banten Cemerlang di Papua nanti,” tukasnya.

Sementara Ketua Umum KONI Banten, Hj. Rumiah Kartoredjo menyatakan, dengan digelontorkannya dana Pelatda PON XX Papua, cabor bisa semakin memaksimalkan persiapan atlet di Pelatda.

Hanya saja, mantan Kapolda Banten tersebut mengingatkan, Pelatda PON XX Papua yang akan memulai dengan latihan bersama untuk benar-benar menjalankan protokol kesehatan penanggulangan pandemi virus corona atau Covid-19 dengan ketat.

“Saya minta untuk Pelatda yang akan mulai melakukan latihan kelompok atau bersama, harus lebih dulu mendapatkan surat izin dari Satgas Penanggulangan Pandemi Virus Corona di daerah masing-masing. Dan menerapkan protokol kesehatan dengan sebenar-benarnya,” tegas Rumiah saat menjawab pertanyaan peserta rapat.

Hal ini ditekankan, karena KONI Banten menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kebijakan Pemprov Banten dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Itu adalah bentuk dukungan kita untuk menanggulangi penyebaran virus corona. Saya tekankan sekali lagi, izin pun harus ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” tukasnya.(ar/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *