2023, DinkopUKMPerindag Mulai Aktifkan Seluruh Pasar di Kota Serang
SERANG, jejakbanten.com – Kepala Dinas Koperasi, USaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkop UKM Perindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil saat ini sedang mencari permasalahan yang belum bisa terurai pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya sekarang ini.
Salah satunya persoalan Pasar tradisional yang tidak mau diisi oleh para pedagang sekitar, bahkan sekitar sepuluh pasar diantaranya belum aktif, padahal segala sesuatunya telah dipersiapkan.
Wahyu mengatakan, ada tiga poin yang akan dilakukan dirinya saat ini. Pertama, fokus penanganan pasar yang hingga saat menyisakan pekerjaan rumah (PR), seperti terdapat beberapa pasar yang sudah dibangun namun belum aktif digunakan oleh pedagang.
“Di Kota Serang ini ada 10 pasar, tapi masih ada beberapa pasar yang belum aktif. Ada yang terbengkalai seperti di KPW Banten Lama, Margaluyu masih kosong, Taktakan, dan Lebak wangi,” katanya, Senin 21/11/2022.
Dia pun sampai saat ini masih mencari kendala tersebut, termasuk solusi agar pasar dapat diisi oleh pedagang. Dengan begitu tujuan adanya pasar dapat terealisasi.
Misalnya, seperti membantu penjualan hasil produksi, dan memudahkan memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan, serta membantu menyediakan segala macam barang dan jasa. “Jadi kita harus tahu dulu permasalahan apa, dan kita akan upayakan ada solusi,” jelasnya.
Bahkan, Wahyu menargetkan semua pasar yang ada di Kota Serang bisa kembali aktif pada triwulan pertama tahun 2023 mendatang. Sehingga aktivitas jual beli dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Targetnya triwulan pertama, beberapa pasar yang kasong akan kita siapkan untuk diisi,” terangnya.
Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengatakan, dengan diaktifkannya pasar-pasar di Kota Serang yang saat ini masih mangkrak merupakan dukungan pemerintah dalam pemulihan ekonomi daerah yang saat ini terdampak Pandemi Covid-19.
“Seperti kita ketahui bersama, dua tahun ini perekonomian masyarakat terpuruk, maka apabila pasar-pasar ini kembali aktif, sudah tentu perekonomian pun bisa berjalan kembali,” paparnya. (rk/yd)

