DaerahUtama

DLH Kota Serang Mulai Sosialisasikan Bahaya Limbah B3, Imbau Warga Laporkan dan Waspada

SERANG, jejakbanten.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang diberikan sosialisasi mengenai bahaya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Hal itu juga sebagai tindak lanjut sekaligus langkah antisipasi pencemaran limbah B3 yang sebelumnya dibuang oleh orang tak bertanggung jawab di lingkungan tersebut.

Ahli Muda Pengendali Dampak Lingkungan pada DLH Kota Serang, Yeti Herman mengungkapkan, sosialisasi itu akan terus berlanjut untuk mengajak masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap pencemaran limbah B3.

“Apabila menerima informasi terkait limbah B3 harus segera melaporkan ke pimpinan terdekat, mulai dari RT hingga ke lurah agar lebih waspada lagi kedepannya,” ungkapnya, Kamis (20/11/2025).

Sebelumnya, kaitan dengan pencemaran limbah B3 yang sempat terjadi di Kelurahan Pengampelan, lanjut dia, merupakan ketidaktahuan warga terkait bahayanya limbah medis yang masuk kategori B3.

“Kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Kalau sampai ada lagi, harus dilaporkan dulu ke pimpinan terdekat,” jelasnya.

Pihaknya juga menjelaskan, terdapat beberapa jenis dan tingkat bahaya limbah B3, seperti bahaya langsung dan tidak langsung karena bersifat mudah meledak, mudah terbakar, reaktif karena bereaksi dengan zat lain.

Kemudian, beracun yang bisa merusak kesehatan, korosif atau merusak material dan jaringan hidup, hingga infeksius atau menularkan penyakit.

“Bahaya lainnya, seperti dampaknya jika langsung akan terbakar kulitnya, menular penyakit dari bahan bekas medis itu, dan lainnya,” ujarnya.

Sekretaris Camat (Sekmat) Walantaka Junaedi menuturkan, sosialisasi tersebut penting untuk masyarakat agar tidak lagi secara sembarangan memegang atau membuang sampah yang masuk golongan B3.

“Masyarakat juga jadi teredukasi, dan tentunya ini sangat penting untuk pengetahuan warga terkait bahaya limbah B3,” katanya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *