
Kejar Kekurangan 42 Persen, Bapenda Serang Genjot Penerimaan Pajak
SERANG, jejakbanten.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang masih harus mengejar sekitar 42 persen target penerimaan pajak daerah hingga akhir 2026.
Dari target Rp409 miliar, realisasi penerimaan baru mencapai sekitar 58 persen atau lebih dari Rp200 miliar.
Kepala Bapenda Kota Serang Imam Rana Herdiana mengatakan, optimalisasi penerimaan terus dilakukan mengingat waktu yang tersisa hingga akhir tahun anggaran semakin terbatas.
“Sampai saat ini masih berjalan untuk perpajakan. Walaupun perjalanannya belum terlihat 100 persen, setidaknya ada perubahan dari waktu ke waktu. Realisasi sudah berada di angka sekitar 58 persen atau lebih dari Rp200 miliar,” jelasnya, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, capaian sejumlah sektor pajak dengan target relatif kecil sudah mendekati target tahunan. Di antaranya pajak restoran, hiburan, dan air bawah tanah (ABT).
Namun, Bapenda masih menghadapi pekerjaan besar pada sektor pajak dengan kontribusi target yang lebih tinggi, khususnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Yang targetnya kecil seperti restoran, hiburan, dan air bawah tanah sudah mendekati. Namun untuk yang besar-besar seperti BPHTB dan PBB, ini masih terus kami kejar,” ujarnya.
Untuk mengejar selisih realisasi tersebut, Bapenda mengintensifkan sejumlah program pada sisa tahun berjalan.
Upaya itu dilakukan melalui penghapusan denda, program ASN taat pajak, layanan jemput bola atau Karling, hingga penguatan digitalisasi pelayanan dan pembayaran pajak.
“Saat ini kami masih harus bekerja ekstra untuk menyumbang porsi kekurangan sekitar 42 persen dari total target. Makanya kami intens dengan program-program,” katanya.
Imam mengatakan, berbagai langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mempercepat penerimaan daerah.
Bapenda juga menyiapkan ruang untuk menghadirkan inovasi baru selama sisa waktu 2026 guna mengoptimalkan penerimaan pajak.
“Semoga kami bisa manfaatkan sisa waktu ini dengan betul, dan nantinya ada hal-hal baru yang kita ciptakan untuk mendukung pencapaian target pendapatan daerah,” tuturnya. (rk/yd/jb)
