
Kelompok Penyakit Hipertensi Hingga Diabetes Bergeser, Usia 15 Tahun Ke Atas Berisiko Tinggi
SERANG, jejakbanten.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang menemukan risiko hipertensi, kolesterol, dan diabetes mulai perlu diwaspadai sejak usia di atas 15 tahun.
Penyakit yang identik dengan usia dewasa di atas 40 tahun tersebut kini bergeser ke usia muda yang diakibatkan oleh gaya hidup dan pola makan.
Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Kota Serang, Hena Arlini, mengatakan perubahan tersebut berkaitan dengan pola hidup masyarakat, terutama pola makan dan aktivitas fisik.
Menurut Hena Arlini, konsumsi gula dan garam yang tinggi, makanan ultra proses atau ultra processed food, serta kurang bergerak dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada usia lebih muda.
“Dulu mungkin penyakit-penyakit itu baru muncul di atas 40 tahun. Kalau sekarang kita geser ke atas 15 tahun,” ujarnya, Rabu 23 September 2026.
Ia menjelaskan, pada usia yang lebih tua, penurunan metabolisme tubuh menjadi salah satu faktor munculnya berbagai penyakit. Kondisi berbeda terlihat saat pola hidup tidak sehat sudah terbentuk sejak usia muda.
Hena Arlini menyebut makanan seperti nugget dan sosis sebagai contoh makanan ultra proses yang banyak dikonsumsi.
“Asupan gula dan garam yang tinggi juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kondisi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan,” jelasnya.
Selain pola makan, aktivitas fisik masyarakat ikut berubah. Kemudahan transportasi membuat aktivitas berjalan kaki semakin berkurang dalam kegiatan sehari-hari. “Kurang gerak juga. Kalau naik ojol, tinggal dari depan pintu rumah,” ujarnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis atau CKG menyasar penduduk secara luas. Di Kota Serang, pelaksanaan CKG sudah menjangkau seluruh wilayah melalui 16 puskesmas.
Dinas Kesehatan juga menggerakkan jejaring fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan klinik, untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan. Penginputan data diarahkan pada fasilitas kesehatan yang terdaftar dalam sistem.
Hingga 19 September 2026, cakupan CKG Kota Serang mencapai sekitar 417 ribu orang atau 54 persen dari jumlah penduduk. Capaian tersebut merupakan gabungan CKG sekolah dan CKG umum.
Angka itu sudah melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 40 persen. Dinas Kesehatan Kota Serang masih mengejar cakupan 60 persen hingga Oktober 2026.
Hena Arlini mengatakan pemeriksaan terus diperluas melalui kegiatan bersama perbankan dan perguruan tinggi. Dalam satu kegiatan, jumlah peserta dapat mencapai sekitar 500 orang.
“Target kita mudah-mudahan bisa 100 persen. Kalau semua warga dapat jatahnya, mengambil jatahnya. Tapi mudah-mudahan 60 persen kita capai di akhir bulan Oktober,” tuturnya. (rk/dy/jb)
