DaerahUtama

Ratusan Anak di Kota Serang Terkena Gizi Buruk

SERANG, jejakbanten.com – Sebanyak 414 anak di Kota Serang yang tersebar di enam kecamatan terkena gizi buruk dan stunting. Hal itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, per Januari 2023.

Dari 414 anak gizi buruk, sebanyak 177 kasus berada di Kecamatan Curug dan menjadi yang tertinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Seperti di Kecamatan Walantaka sebanyak 10 kasus, kemudian Cipocok Jaya sebanyak 17 kasus.

Kemudian, Kecamatan Serang 25 kasus, Kasemen 40 kasus, dan Taktakan sebanyak 42 kasus

Kepala Dinkes Kota Serang, Ahmad Hasanudin mengatakan, sebelumnya Kecamatan Kasemen menjadi wilayah paling tinggi angka gizi buruknya. Namun berdasarkan data terbaru, Kecamatan Curug menjadi wilayah tertinggi angka kasus gizi buruk, yakni sebanyak 177 kasus.

“Kecamatan Curug itu kasus gizi buruknya mencapai 177 dan stunting 80 anak. Memang jadi yang tertinggi, malah Kasemen yang turun,” katanya, Senin 31/1/2023.

Gizi buruk, ujar dia, terjadi karena beberapa faktor, terutama lingkungan dan tingkat perekonomian keluarga atau kesejahteraan. “Memang itu yang paling berpengaruh,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Curug Kota Serang Eni Sudaryani mengatakan, jika di wilayahnya angka gizi buruk tidak mencapai ratusan. Bahkan dia mengaku Dinkes salah memberikan data tersebut. “Tidak, mungkin itu (informasinya) salah, bisa dilihat lagi nanti (jumlahnya),” ujarnya.

Eni mengaku, selama ini pihak kecamatan rutin melakukan pengawasan terhadap risiko dan penanganan soal gizi buruk di wilayahnya. “Kalau dibilang banyak ya tidak, apalagi sampai ratusan, wong satu saja gizi buruk jadi masalah untuk semuanya. Jadi itu tidak benar,” ungkapnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *