
133 Pelajar Sekolah Rakyat Kota Serang Diberangkatkan ke Cadasari Pandeglang
SERANG, jejakbanten.com – Sebanyak 133 pelajar dari Kota Serang resmi diberangkatkan menuju fasilitas Sekolah Rakyat (SR) di Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat 28 Agustus 2026.
​Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Kusna Ramdani merinci total 133 peserta didik tersebut terdiri atas 30 murid jenjang SD, 60 siswa SMP, serta 43 siswa SMA.
Angka ini berasal dari alokasi kuota awal sebanyak 180 kursi yang disediakan pemerintah.
​”Komposisinya yakni SD 30 anak, SMP 60 anak, dan SMA 43 anak. Sejauh ini baru jenjang SMP yang terpenuhi secara penuh dari alokasi 60 kuota per jenjang,” ujarnya.
​Guna mengantisipasi medan jalan menuju kawasan Cadasari yang menanjak dan menyempit, pihaknya mengerahkan tiga unit bus berukuran medium atau iga perempat.
Penggunaan armada ini dinilai paling rasional demi keamanan perjalanan.
​”Kami siapkan tiga bus medium, dan sudah diberangkatkan pagi tadi. Akses menuju lokasi tergolong tinggi di area atas, bus ukuran besar riskan dan kemungkinan tidak bisa melintas,” tuturnya.
Sementara, belum maksimalnya keterisian kuota pada jenjang SD diakui bukan karena rendahnya minat masyarakat, melainkan faktor psikologis orang tua.
Sistem Sekolah Rakyat yang mewajibkan peserta didik tinggal di asrama (boarding school) memunculkan kekhawatiran tersendiri bagi wali murid.
​Banyak orang tua merasa berat melepaskan anak usia dini untuk tinggal jauh dari rumah, mengingat siswa SD dinilai masih membutuhkan pendampingan keluarga secara intensif.
Menanggapi hal tersebut, pengelola memberikan kelonggaran fleksibilitas kunjungan bagi para orang tua.
​”Orang tua sangat diperbolehkan menjenguk, bahkan seminggu sekali pun tidak masalah. Tidak ada aturan kaku, apalagi jika anak sedang sakit,” kata Kusna.
​Ia juga mengimbau agar orang tua tidak perlu repot membawa logistik berlebihan. Seluruh perlengkapan esensial mulai dari seragam, sepatu, hingga tas sekolah telah ditanggung penuh oleh Kementerian Sosial (Kemensos) di lokasi.
“Seluruh rangkaian fasilitas pendidikan dan akomodasi ini dipastikan sepenuhnya bebas biaya,” jelasnya. (rk/yd/jb)
