DaerahUtama

Rumput Rusak, Stadion Maulana Yusuf Tutup 40 Hari

SERANG, jejakbanten.com – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang menutup sementara Stadion Maulana Yusuf (MY) pasca rumput stadion utama atau sepak bola mengalami kerusakan parah akibat terinjak-injak penonton konser pada kegiatan Kota Serang Fair 2025 yang diselenggarakan pada 6 hingga 10 Agustus 2025 lalu.

Penutupan Stadion MY, khususnya lapangan sepak bola itu karena sekitar 80 persen lebih rumput lapangan rusak parah, bahkan sebagian besar mati.

Sehingga, perlu adanya perbaikan serta pemeliharaan kembali untuk mengembalikan fungsi lapangan di Stadion Maulana Yusuf seperti semula.

“Untuk rumput kembali normal butuh 30 sampai 40 hari dengan catatan musim hujan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi.

“Mungkin sementara terganggu (Aktivitas Olahraga), karena seharusnya masyarakat olahraga, jadi terhambat. Stadion kami tutup sementara duli,” lanjut dia.

Pihaknya juga akan melakukan pembahasan bersama mengenai pembiayaan dan pemeliharaan Stadion MY dengan pihak penyelenggara Kota Serang Fair 2025, sebagai pihak yang bertanggung jawab.

“Untuk pembiayaan, mungkin kami condong (Penyelenggara). Karena ini musim hujan, tapi kalau tidak ada hujan kami minta bantuan damkar untuk menyiram dan tanami pupuk. Kalau anggaran mungkin nanti akan dibicarakan lagi dengan penyelenggara duduk bareng untuk menyelesaikan itu,” jelasnya.

Akibat kerusakan tersebut, aktivitas olahraga di dalam Stadion MY terpaksa dihentikan sementara sambil menunggu perbaikan.

“Diperkirakan pemulihan rumput lapangan membutuhkan waktu sekitar 30 sampai 40 hari setelah dilakukan pemeliharaan. Makanya nanti minta bantuan damkar juga buat nyiram,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengaku, antara pihaknya dengan Disparpora Kota Serang telah bersepakat dan berkoordinasi untuk pemeliharaan Stadion MY pasca pelaksanaan acara Kota Serang Fair 2025.

Bahkan, pihaknya melalui penyelenggara telah menganggarkan untuk pemeliharaan rumput tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kadisparpora, setelah event ini akan ada pemeliharaan (Rumput). Mengembalikan fungsi rumputnya, sehingga tetap bisa dinikmati pecinta olahraga khususnya sepak bola. Sudah (Dianggarkan) untuk pemeliharaannya,” tuturnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *