
DinkopUKMPerindag Bidik Nilai Transaksi Serang Fair Melebihi Rp11,7 Miliar
SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota Serang membidik nilai transaksi Kota Serang Fair 2026 melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp11,7 miliar.
Meski durasi pelaksanaan berkurang menjadi empat hari, penyelenggara optimistis aktivitas ekonomi selama acara tetap meningkat.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengatakan, Kota Serang Fair akan digelar pada 7 hingga 10 Agustus 2026 di kawasan Stadion Maulana Yusuf.
Ia menjelaskan, capaian transaksi tahun lalu menjadi acuan untuk penyelenggaraan tahun ini. Berbagai inovasi disiapkan agar daya tarik acara semakin besar dan berdampak langsung pada penjualan pelaku UMKM.
“Tahun lalu nilai transaksinya sekitar Rp11,7 miliar selama lima hari. Mudah-mudahan tahun ini bisa melampaui capaian tersebut meski pelaksanaannya hanya empat hari,” ujarnya.
Menurutnya, salah satu strategi yang diterapkan ialah menghubungkan konser musik dengan aktivitas belanja. Pengunjung yang ingin menyaksikan penampilan musisi nasional diwajibkan berbelanja produk UMKM sebagai syarat masuk ke area konser.
Pada tiga hari pertama, pengunjung cukup berbelanja minimal Rp30 ribu untuk mendapatkan akses masuk konser. Sementara pada malam penutupan, nilai minimal transaksi ditetapkan Rp50 ribu.
“Kebijakan ini kami buat untuk mendukung pelaku UMKM. Jadi bukti belanja menjadi tiket masuk ke arena konser,” jelasnya.
Selain itu, panitia juga memperluas konsep penyelenggaraan dengan memusatkan seluruh aktivitas di kawasan Stadion Maulana Yusuf. Penataan tersebut mencakup area pameran, panggung hiburan, wahana permainan, hingga lokasi pedagang agar seluruh pengunjung berada dalam satu kawasan.
Kota Serang Fair 2026 juga menghadirkan hiburan dari sejumlah musisi nasional, di antaranya Festivalis, Sore, Budi Doremi, Biru Baru, dan Cangcuters.
Berbagai pertunjukan seni budaya, festival band, pencak silat, debus, adu layang, serta pentas seni pelajar turut mengisi rangkaian acara hasil kolaborasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah.
Wahyu berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu menarik lebih banyak pengunjung dan memperbesar perputaran uang selama pelaksanaan Kota Serang Fair.
“Semakin besar nilai transaksi yang terjadi, semakin besar pula dampaknya terhadap pergerakan ekonomi masyarakat dan perkembangan UMKM di Kota Serang,” katanya. (rk/yd/jb)
