
Alun-Alun Serang Bakal Batasi Acara Besar, Pemkot Siapkan SCC Tampung Massa
SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menyiapkan perubahan fungsi penggunaan Alun-Alun Kota Serang setelah penataan kawasan tersebut rampung.
Kegiatan berskala besar yang berpotensi mengerahkan massa dalam jumlah banyak nantinya akan dibatasi dan diarahkan ke Serang Convention Center (SCC).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi mengatakan, kebijakan tersebut disiapkan seiring dengan penataan Alun-Alun Kota Serang sebagai salah satu ikon daerah.
“Dengan selesainya alun-alun, kami akan membatasi kegiatan berskala besar di sana. Acara hiburan yang mengerahkan massa banyak nantinya dialihkan ke SCC,” ujarnya, Senin 21 September 2026.
SCC disiapkan, ia menuturkan, sebagai lokasi alternatif untuk kegiatan yang membutuhkan ruang lebih besar.
Saat ini, pembangunan SCC masih dilakukan secara bertahap dengan fokus pekerjaan pada pematangan lahan dan area plaza.
Pengalihan kegiatan tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan agar fungsi Alun-Alun Kota Serang sebagai ruang publik tetap terjaga.
“Sementara kegiatan dengan jumlah pengunjung besar diarahkan ke fasilitas yang memang disiapkan untuk menampung kegiatan berskala besar,” jelasnya.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan di Kota Serang juga terus dikebut. Hingga Rabu pertengahan September 2026, DPUPR mencatat 15 dari 17 proyek betonisasi jalan telah rampung.
Belasan proyek tersebut tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Taktakan, Walantaka, Jengkol, Kaloran, dan Kebedilan.
Iwan mengatakan, dua proyek yang belum sepenuhnya rampung kini memasuki tahap akhir. Satu ruas di kawasan Jalan 45 masih dalam pengerjaan, sedangkan satu proyek lainnya tinggal menunggu hasil uji mutu laboratorium beton sebelum dilanjutkan dengan proses serah terima sementara atau PHO.
“Secara umum betonisasi sudah selesai. Dari dua proyek tersisa, satu menunggu hasil uji laboratorium dan satu lagi masih pengerjaan,” katanya.
Pemkot Serang menargetkan pembangunan infrastruktur tetap berlanjut pada tahun anggaran berikutnya.
Sekitar 35 persen APBD 2027 direncanakan dialokasikan untuk sektor infrastruktur, mencakup pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Ia berharap peningkatan infrastruktur tersebut tidak hanya memperbaiki konektivitas antarwilayah, tetapi juga menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian lokal.
“Harapannya ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kota Serang serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” tuturnya. (rk/yd/jb)
