DaerahUtama

Disdukcapil Temukan 400 Pendatang Baru di Kota Serang, Terbanyak di Walantaka

SERANG, jejakbanten.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang mendata sekitar 400 pendatang baru dari luar daerah melalui operasi non-yustisi yang digelar di 12 kelurahan pada enam kecamatan.

Namun, angka tersebut belum menggambarkan jumlah keseluruhan pendatang yang telah berdomisili di Kota Serang.

Disdukcapil menemukan masih banyak warga pendatang yang belum terdata karena tidak berada di rumah ketika petugas melakukan pendataan.

Kepala Disdukcapil Kota Serang, Karsono mengatakan, dari 12 kelurahan yang menjadi lokasi operasi, jumlah pendatang paling banyak ditemukan di Kecamatan Walantaka.

“Dalam operasi non-yustisi yang dilakukan Disdukcapil, ternyata dari 12 kelurahan itu hanya sekitar 400 orang. 400 orang itu terbagi dalam enam kecamatan dan 12 kelurahan. Paling banyak itu adanya di Kecamatan Walantaka,” ujarnya, Senin, 21 September 2026.

Menurut Karsono, pendataan tersebut belum dapat dijadikan gambaran final mengenai jumlah pendatang baru di Kota Serang. Sebab, saat petugas mendatangi permukiman, sebagian warga tidak berada di rumah.

“Kendala yang dihadapi yaitu pada saat kita turun ke lapangan, ternyata masyarakat masih ada di luar rumah, jadi tidak kedataan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas dari lapangan, lanjut Karsono, jumlah pendatang dari luar Kota Serang yang telah berdomisili di wilayah tersebut masih cukup banyak.

“Pendatang dari luar Kota Serang yang sudah berdomisili masih cukup banyak,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat Disdukcapil berencana melanjutkan pendataan dengan menyesuaikan waktu pelaksanaan operasi.

Langkah ini dilakukan agar warga pendatang yang belum terdata dapat ditemukan dan dicatat secara lebih optimal.

“Pendataan tersebut diperlukan untuk memastikan administrasi kependudukan warga yang masuk dan menetap di Kota Serang tercatat sesuai kondisi sebenarnya,” jelasnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *