DaerahUtama

Bakal Buka Lowongan, Rumah Sakit di Kota Serang Masih Kekurangan Ahli Gizi

SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana akan membuka lowongan untuk tenaga kesehatan, khususnya ahli gizi.

Sebab, sejak Kota Serang berdiri pada 2007 lalu hingga saat ini berusia 16 tahun, sejumlah rumah sakit masih kekurangan ahli gizi.

Adapun yang tersedia, hanya ada beberapa ahli gizi yang bertugas baik di rumah sakit negeri maupun rumah sakit swasta.

Penjabat (Pj) Walikota Serang, Yedi Rahmat mengungkapkan, sampai saat ini Kota Serang masih kekurangan ahli gizi.

Hal itu, berdasarkan laporan dari seluruh rumah sakit di wilayah Kota Serang, yang mengeluhkan terbatasnya ahli gizi yang mereka miliki.

Bahkan, dalam satu rumah sakit hanya ada seorang ahli gizi, dan sebagian rumah sakit justru tidak memiliki satupun ahli gizi.

“Memang sampai sekarang ini, di Kota Serang masih sangat kekurangan ahli gizi di rumah sakit,” ujarnya, Senin 29/1/2024.

Kekurangan ahli gizi tersebut, menurut Yedi, dapat menghambat program prioritas yang dalam hal ini penuntasan serta penanganan stunting di Kota Serang.

“Tentu ini akan menghambat program prioritas pemerintah. Makanya, ahli gizi ini memiliki tugas penting untuk penanganan stunting,” jelasnya.

Atas dasar tersebut, dia menuturkan, Pemerintah Kota Serang akan mencari ahli gizi, khususnya yang mengerti tentang penanganan stunting dan seputar kesehatan gizi bagi masyarakat, dengan membuka lowongan.

“Maka dari itu, kami sedang mencari seorang ahli gizi yang paham soal penanganan stunting, juga kesehatan gizi untuk masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanudin mengatakan, pihaknya akan mencari ahli gizi untuk kemudian disalurkan dan ditempatkan di sejumlah rumah sakit.

Sebab, ahli gizi di rumah sakit sangat dibutuhkan, sedangkan saat ini satu rumah sakit hanya memiliki satu ahli gizi, bahkan ada yang tidak memiliki satupun.

“Ahli gizi itu terbatas, bahkan (Rumah Sakit) yang lainnya belum ada. Makanya, nanti kita mencari itu, kemudian disalurkan,” ungkapnya.

Pemkot Serang juta, kata dia, nantinya akan membantu rumah sakit swasta untuk memenuhi ahli gizi dan membantu percepatan pencegahan dan penanggulangan stunting.

“Ke depan akan mencari lowongan terkait ahli gizi, kalau sudah ada mungkin akan kita bantu untuk disalurkan ke rumah sakit swasta,” tuturnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *