
Banyak Usulan Dari Masyarakat, Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas RAPBD 2027
SERANG, jejakbanten.com – Perbaikan jalan menjadi salah satu kebutuhan yang paling banyak muncul dalam usulan masyarakat Kota Serang untuk penganggaran 2027. Kondisi itu tercermin dalam rancangan APBD 2027 yang menempatkan sektor infrastruktur dengan porsi alokasi mencapai 33,95 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Ina Linawati mengatakan, angka tersebut belum memasukkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik karena alokasinya belum ditetapkan.
“Alokasi di APBD ini yang kita sampaikan 33,95 persen untuk infrastruktur. Tapi di dalamnya belum DAK fisik, karena belum kita alokasikan,” ujarnya usai rapat Paripurna Pandangan Fraksi-fraksi Terhadap Raperda APBD 2027, Senin 14 September 2026.
Menurut Ina, porsi anggaran untuk infrastruktur masih dapat bertambah setelah besaran DAK fisik ditetapkan.
Ia menyebut kebutuhan anggaran tersebut juga tercermin dari usulan yang masuk, dengan sebagian besar berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan jalan. “Kalau sudah ada alokasi nanti bisa lebih dari 33 persen,” katanya.
Selain infrastruktur, usulan masyarakat juga mencakup sektor kesehatan dan sejumlah kebutuhan pembangunan lainnya.
Ina juga menyebut belanja modal dalam rancangan APBD 2027 berada di kisaran Rp137 miliar. Nilai tersebut juga belum termasuk DAK fisik.
Porsi infrastruktur sebesar 33,95 persen tersebut masih menjadi bagian dari rancangan APBD 2027 dan dapat berubah setelah seluruh komponen pendapatan serta belanja daerah, termasuk DAK fisik, ditetapkan. “Di belanja modal itu Rp137 miliar. Tapi itu belum DAK,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia mengatakan, program yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tetap menjadi bagian dari penyusunan APBD 2027.
Program-program tersebut mengacu pada visi, misi, dan program pembangunan daerah. Porsi anggarannya kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dalam penyusunan APBD.
“Program sudah pasti ada. Hampir semuanya, dokumentasi perencanaan itu mengacu kepada visi, misi dan program. Tinggal nanti porsinya saja,” jelasnya. (rk/yd/jb)
