DaerahUtama

Cegah Penyebaran Covid-19, Terminal Pakupatan Lakukan Tes GeNose C19 ke Penumpang

SERANG, jejakbanten.com – Terminal Pakupatan Kota Serang sediakan tes GeNose bagi para penumpang dan supir secara acak.

Pelaksanan tes GeNose mulai disimulasikan pada hari Senin 26/4/2021kemarin. Sejak hari ini Selasa 27/4/2021 berlangsung untuk para penumpang dan supir bus lintas Jawa dan Sumatra, kegitan ini guna mencegah penyebaran Covid-19 diarea Terminal.

Kepala Terminal Pakupatan Kota Serang Waluyo Dianto mengatakan, pelaksaan tes GeNose ini sama halnya dengan kegiatan rapid tes antigen sebelumnya, akan tetapi untuk GeNose ini dibatasi karena keterbatasn kantong udara.

“Untuk zenos ini sama kita laksanakan seperti antigen sistemnya rendem cek karena keterbatasan kantong udara yang diberikan dari pusat,” katanya

Sambung ia, pihaknya melakukan tes GeNose hanya difokuskan kepada kendaraan lintas Jawa dan Sumatra, karena ada beberapa kendaran yang tidak masuk ke Terminal Merak, maka dilakukan tes di Terminal Pakupatan.

“Kita fokuskan hanya pada tras Jawa dan Sumatra, karena tujuan Cirebon, Jakarta dan sekitarnya sudah dilakukan tes GeNose di Merak,” ujarnya

Dirinya menjelaskan, untuk setiap harinya terminal akan melaksakan tes GeNose secara acak minimal kepada 10 orang dan maksimal 20 orang penumpang dan supir.

“Pengunaan tes ini cukup sederhana dan tingkat akurasinya juga cukup tinggi, sekarang kita lakukan minimal 10 orang perharinya rendem,” tuturnya.

Waluyo mengatakan, alat yang diberikan dari kementrian perhubungan ini untuk saat ini baru ada 2 unite yang diberikan.

“Alat GeNose ini diberikan hanya 2, yang satu di Merak dan yang satunya ada dikita Pakupatan,” katanya.

Dalam hal yang sama Jasa Kesehatan Terminal Pakupatan Kota Serang Pipin Maemunah menambahkan, pelaksanan GeNose ini baru dimulai Senin kemarin dan hari ini secara resminya.

“Dimulai kemarin dan ada 20 orang yang di ujicoba tes perhari ini sudah 10 orang yang kita cek totalnya dari kemarin dan hari ini sudah 30 orang,” ujarnya saat di temui di ruang kesehatan Terminal Pakupatan.

Pipin menjelaskan, pihak nya mengejar target dalam tes GeNose ini karena ketertingalan lalu dirinya menakrisir untuk melakukan tes perhari maksimal 20 orang.

“Yah harusnya udah mulai pas tangal 13 april 2021 tapi alatnya aja baru dapet pas tanggal 14 april 2021 yaudah kita juga harus download aplikasi dan semacamnya makanya baru dimulai Senin kemaren,” tuturnya

Pihak terminal mendapat jatan dari pusat sekitar 300 kantung udara dan untuk kurun waktu yang tidak ditententukan, namun tetap dengan pelayanan Senin sampai Jumat.

“Kalo untuk target ngabisin kantung udara 300 kantong tapi kurun waktu yang tidak ditentukan, tapi kita menargetkan 20 perhari jadi sekitar 2 mingguanlah habis, kalo misalnya persedianya di pusat masih ada yah kita lanjut,” tutupnya. (ayg/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *