DaerahUtama

Disnakertrans Kabupaten Serang Terus Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

SERANG,jejakbantencomm – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang pada tahun 2022 terus berupaya untuk mendorong penyerapan tenaga kerja. Tujuannya, supaya angka pengangguran di Kabupaten Serang dapat diminimalisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Dr. Rachmat Maulana S.Sos, M.Si mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai program dan kebijakan untuk memfasilitasi para pencari kerja (pencaker).

Beberapa strategi itu, diantaranya dengan mengadakan jobfair mini. Nah, Jobfair ini akan dilakukan di dua Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Serang. “Jobfair mini sesuai dengan aturan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) maksimal 10 perusahaan. Alhamdulillah sudah banyak perusahaan yang mau berpartisipasi,” katanya.

Ia menerangkan, jobfair mini sengaja dilaksanakan di SMK supaya dapat menyerap tenaga kerja alumni sekolah setempat. Kemudian warga di sekitar sekolah. “Sehingga tenaga kerja lokal kita dapat terakomodir,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya terus melakukan pelayanan kartu AK-1/kartu kuning sebagai syarat melamar kerja. Pelayanan tersebut sudah dilaksanakan secara online. “Kemudian ke depannya nanti, untuk tanda tangannya menggunakan barcode. Jadi semuanya berbasis online supaya lebih memudahkan,” katanya.

Rahmat menyampaikan, sepanjang 2021 pihaknya sudah mengeluarkan 20.925 kartu AK-1/kartu kuning kepada pencaker. Dari jumlah itu, sebanyak 6.731 pencaker sudah bekerja.

Pihaknya pun akan mengagendakan pelatihan kerja dalam rangka menyiapkan tenaga kerja yang berkompeten. Tahun 2022, training kerja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang ada empat kali pelatihan menjahit.

Dia memaparkan, Disnakertrans Kabupaten Serang juga mengirim peserta pelatihan ke Balai Besar Pusat Latihan Kerja (BBPLK) Bandung sebanyak 16 orang. Kemudian tahun ini ada 32 orang yang sudah lulus di Balai Besar Pusat Latihan Kerja (BBPLK) Serang dan hampir semua sudah bekerja.

Dirinya menambahkan, ada juga pembinaan kepada kurang lebih 50 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Terakhir penguatan produktivitas bagi perusahaan kecil.

“Jadi, tahun sekarang yang akan kita bina perusahaan-perusahaan kecil, supaya mereka dapat meningkatkan produktivitasnya,” pungkasnya.(ar/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *