BisnisDaerahUtama

Jelang Nataru, Bank Indonesia Banten Siapkan Cadangan Uang Tunai Rp2,8 Triliun

SERANG, jejakbanten.com – Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menyiapkan cadangan uang tunai sebesar Rp2,8 triliun untuk persiapan menyambut Natal, tahun baru (Nataru).

Angka tersebut naik sebesar enam persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp2,5 triliun.

Kepala Kpw BI Provinsi Banten, Imaduddin Sahabat menyebutkan, penambahan cadangan uang tunai menjelang tahun baru 2024, sebesar enam persen.

Dari yang sebelumnya, Bank Indonesia Banten menyiapkan cadangan uang tunai sebesar Rp2,5 triliun.

“Tahun ini, kami siap mendistribusikan uang tunai. Khususnya, untuk momen natal dan tahun baru kami siapkan supaya masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan uang (Tunai),” katanya, belum lama ini.

Skema penambahan cadangan uang tunai tersebut, menjadi pertimbangan Bank Indonesia menjelang Nataru dan Pemilu 2024.

Apalagi, saat ini masyarakat mulai melakukan penukaran uang rupiah berbagai pecahan, dengan nilai yang cukup besar dari biasanya.

“Bahkan, sudah terlihat satu atau dua orang yang melakukan penukaran uang rupiah. Malah ada yang (Nilainya) Rp100 juta, dan semua pecahan kami siapkan. Namun kami melihat ini tidak ada unsur pemilu,” jelasnya.

Berdasarkan catatan Kpw Bank Indonesia Provinsi Banten, dikatakan dia, uang rupiah yang paling banyak ditukar oleh per individu atau perorangan adalah pecahan Rp1.000, dengan persentase sebesar 20 persen.

Namun, untuk saat ini yang permintaan terbanyak masih didominasi oleh perbankan.

“Komposisi tahun baru ini pecahan yang paling banyak di tukar, 20 persennya adalah pecahan Rp1.000. Tetapi meski pun ada pemilu, penukaran masih terlihat normal, dan 90 persen yang meminta penukaran itu kebanyakan dari pihak perbankan,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang Joko mengaku, sengaja menukar uang dengan pecahan yang disediakan oleh Bank Indonesia untuk persiapan Natal.

“Secukupnya saja. Persiapan buat ngasih natalan keponakan, khawatir kalau ke bank agak susah,” ujarnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *