
Pedagang Terdampak Penertiban Diprioritaskan Berjualan di Kota Serang Fair 2026
SERANG, jejakbanten.com – Pedagang yang terdampak penertiban dan penataan kawasan di Kota Serang mendapat prioritas untuk mengisi booth pada gelaran Kota Serang Fair 2026.
Kebijakan tersebut disiapkan Pemerintah Kota Serang sebagai upaya membuka kembali ruang pemasaran bagi pelaku usaha yang sebelumnya direlokasi.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan sebanyak 220 booth disediakan secara gratis bagi pelaku UMKM dan industri kecil menengah (IKM) selama pelaksanaan Kota Serang Fair dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-19 Kota Serang.
“Seluruh booth yang kami siapkan gratis. Prioritas pertama diberikan kepada pelaku UMKM binaan, termasuk pedagang yang terdampak penertiban beberapa waktu lalu,” ujarnya, Kamis 16 Juli 2026.
Menurutnya, pedagang yang direlokasi ke kawasan Kepandean, baik pedagang fesyen maupun kuliner, menjadi kelompok yang diprioritaskan agar memiliki kesempatan memperluas pasar dan meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.
Selain pedagang terdampak penataan, DiskopUKMPerindag juga menyiapkan booth khusus bagi pelaku UMKM produk kemasan, industri kecil menengah, serta pedagang kuliner yang selama ini berjualan di kawasan Stadion Maulana Yusuf.
“Kami ingin seluruh pelaku usaha lokal mendapat ruang yang sama untuk memasarkan produknya. Karena itu, selain UMKM binaan, pedagang terdampak penertiban juga kami beri prioritas,” katanya.
Apabila seluruh kelompok prioritas telah terakomodasi dan masih terdapat booth yang tersedia, pemerintah akan membuka kesempatan bagi pelaku usaha lain yang ingin mengikuti pameran.
Untuk meningkatkan transaksi selama Serang Fair, panitia kembali menerapkan kebijakan pembelian produk UMKM sebagai syarat masuk ke area konser.
Pengunjung diwajibkan berbelanja minimal Rp30 ribu, sedangkan khusus malam Minggu nilai minimal transaksi ditetapkan Rp50 ribu.
“Konsep ini kembali diterapkan agar transaksi UMKM meningkat selama pelaksanaan Serang Fair,” tuturnya.
Kota Serang Fair dijadwalkan menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-19 Kota Serang dengan menghadirkan ratusan pelaku usaha lokal sebagai upaya memperkuat promosi produk dan menggerakkan perekonomian daerah. (rk/yd/jb)
