
Alun-Alun Direnovasi, Upacara HUT RI Kota Serang 2026 Dialihkan ke Stadion Maulana Yusuf
SERANG, jejakbanten.com – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tingkat Kota Serang dialihkan ke Stadion Maulana Yusuf (MY).
Langkah ini diambil lantaran Alun-Alun Kota Serang yang biasa menjadi lokasi utama, saat ini sedang dalam proses pembangunan dan penataan kawasan.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi menjelaskan, pemindahan lokasi merupakan keputusan yang tidak dapat dihindari untuk memastikan agenda penting kenegaraan tetap berjalan khidmat sesuai amanat undang-undang.
”Karena posisi alun-alun memang lagi dibangun, maka tidak ada pilihan lain. Kita harus bisa memahami, dan para penggiat olahraga juga diharapkan memahaminya karena agenda 17 Agustus tetap harus dilaksanakan,” ujarnya, Minggu 12 Juli 2026.
Untuk menyambut para tamu undangan, mulai dari jajaran pemerintah hingga Aparatur Sipil Negara (ASN), Disparpora Kota Serang akan berkolaborasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai arahan Walikota dan Sekretaris Daerah (Sekda).
Meskipun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bertindak sebagai leading sector, ia mengungkapkan, instansi teknis lainnya telah mengantongi pembagian tugas yang jelas.
“Seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) itu bertugas memperbaiki dan menambal akses jalan masuk stadion yang berlubang, serta memasang tiang bendera,” tuturnya.
Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (LH) bertugas untuk merapikan pohon-pohon di sekitar area stadion agar terlihat rapi dan estetik, danDinas Perhubungan (Dishub) serta Kesbangpol mengawal kelancaran teknis lalu lintas serta pengamanan di lapangan.
”Semua OPD tidak berdiri sendiri-sendiri, kita gabung untuk acara ini. Kami dari Disparpora, PU, LH, dan Dishub sama-sama saling mendukung demi kelancaran acara,” katanya.
Selain itu, untuk mengantisipasi masalah lapangan tanah yang berdebu saat upacara berlangsung, Disparpora akan melakukan penutupan lantai dengan metode rigging atau flooring khusus guna kenyamanan para tamu undangan.
“Memang kan agak berdebu karena lapangannya masih ada yang tanah. Nanti kita tutup, kita flooring supaya tidak berdebu saat upacara nanti,” jelasnya.
Zeka juga menambahkan, setelah rangkaian acara selesai, stadion akan diistirahatkan sementara waktu untuk proses perawatan rumput dan fasilitas lainnya.
Di sisi lain, momentum ini juga menjadi salah satu upaya perbaikan fasilitas olahraga di Kota Serang, bahkan Walikota telah meninjau langsung kondisi stadion dan menginstruksikan penganggaran pada tahun depan untuk pembuatan lintasan lari (jogging track) yang lebih representatif.
”Kalau menggunakan karpet, biayanya terlalu besar. Maka kita akan mengakali seperti di stadion daerah Padang, yaitu di-hotmix halus, kemudian dilapisi karet (rubber). Biayanya lebih murah dan tetap nyaman untuk olahraga lari,” paparnya.
Dengan kapasitas yang luas, Stadion Maulana Yusuf diklaim mampu menampung hingga 20.000 orang dan siap mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat serta peserta upacara.
“InsyaAllah kita optimistis pelaksanaan upacara tahun ini akan berjalan lancar, sebelum nantinya agenda sakral ini dikembalikan ke Alun-Alun Kota Serang pada tahun depan setelah renovasi rampung,” ujarnya. (rk/yd/jb)
