DaerahUtama

Tekan Pengangguran, Disnakertrans Kota Serang Siapkan Pelatihan Kerja Berbasis Kebutuhan Industri

​SERANG, jejakbanten.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang mulai merealisasikan program peningkatan kualitas tenaga kerja sepanjang tahun 2026.

Melalui serangkaian pelatihan kerja strategis, Disnakertrans berkomitmen mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang siap kerja, kompetitif, dan mandiri guna menekan angka pengangguran.

​Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Kota Serang, Nafis Hani mengungkapkan, rangkaian program pelatihan tahun ini telah resmi berjalan.

Sebagai langkah awal, pihaknya membuka pelatihan tata boga dan pelatihan public speaking gelombang pertama.

​”Untuk tahun 2026 ini, program baru saja kita mulai kemarin. Diawali dengan pelatihan tata boga bagi kelompok ibu-ibu di Kelurahan Taman Baru agar mereka memiliki keterampilan berwirausaha mandiri. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Badan Amil Zakat (BAZ) BNI dan diikuti oleh 10 peserta,” ujarnya, Jumat 17 Juli 2026.

​Selain pemberdayaan perempuan, Disnakertrans juga telah menuntaskan pelatihan public speaking gelombang (batch) pertama yang diikuti oleh 16 peserta.

Program ini terlaksana berkat kerja sama dengan LPK Alala serta dukungan dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang.

“Nanti ini akan dipastikan terus berlanjut dengan rencana pembukaan public speaking gelombang kedua pada 27 Juli mendatang,” tuturnya.

​Nafis menegaskan, Disnakertrans tidak asal-asalan dalam menentukan jenis pelatihan. Pihaknya secara aktif melakukan analisis mendalam serta menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah industri di Kota Serang, khususnya kawasan industri di Sawah Luhur.

​Dari hasil pemetaan kebutuhan riil perusahaan, Disnakertrans telah merancang kelas-kelas pelatihan spesifik yang sangat dibutuhkan pasar kerja saat ini.

“Seperti operator alat berat itu nanti kita beri pelatihan pengoperasian bulldozer dan ekskavator. Kemudian ada juga pelatihan profesi satpam, dan bahasa Mandarin akan dibuka dua kelas karena tingginya permintaan translator di kawasan Sawah Luhur yang saat ini masih sulit terpenuhi,” jelasnya.

​Teknisi dan produksi juga, ia mengungkapkan, akan diberikan pelatihan kelistrikan, pengelasan (welding), serta operator mesin produksi pria seperti menjahit industri.

​”Pelatihan-pelatihan ini sengaja kami rancang agar warga Kota Serang memiliki skill yang presisi dengan kebutuhan industri saat ini. Jadi, begitu lulus, mereka benar-benar dalam kondisi siap kerja,” tegasnya.

Kepala Disnakertrans Kota Serang, Mochammad Poppy Nopriadi mengatakan, pelatihan tersebut diberikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Serang.

“Sehingga mereka nanti siap kerja, karena saat ini lowongan pekerjaan akan banyak ke depannya di Kota Serang,” katanya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *