270 Pendonor Darah Dapat Penghargaan Dari PMI Banten
SERANG,jejakbanten.com – Sebanyak 270 pendonor darah di Provonsi Banten menerima penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten. Mereka adalah pendonor darah sukarela 50 kali dan 75 kali.
“Alhamdulillah hari ini (kemarin-red) kita baru selesai memberikan apresiasi kepada para pendonor sukarela dari delapan kabupaten/kota se Provinsi Banten. Jumlahnya pendonor 50 kali sebanyak 213 orang dan pendonor 75 kali sebanyak 57 orang,” Papar Ketua PMI Banten, Ratu Tatu Chasanah di Markas PMI Banten, Kamis (30/10/2025).
Penghargaan yang diberikan, sebagai ucapan terima kasih yang luar biasa dari jajaran PMI karena PMI punya tugas di dalam undang-undang, salah satunya membantu pemerintah dalam penyediaan darah. “Tanpa pendonor tugas kami tidak bisa berjalan,” ucapnya.
Lalu, mengajak para pendonor sukarela yang menerima piagam agar mensosialisasikan kepada generasi muda supaya mereka mau mendonorkan darahnya dan juga sebagai generasi penerus. “Kalau kita tidak mensosialisasikan dari sekarang, khawatirnya anak-anak mudah tidak familiar dengan donor darah,” ujarnya.
Dia menegaskan, berdonor darah selain membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti yang sedang dirawat di rumah sakit dan membutuhkan darah pun mendatangkan kebaikan bagi pendonornya.
“Kita ajak anak-anak muda supaya berdonor darah menjadi gaya hidup, katanya kalau tidak donor darah tidak keren. Luar biasa kalau berdonor darah bisa jadi gaya hidup. Darah itu tidak bisa diproduksi oleh pabrik, jadi kita harus betul-betul saling menolong diantara kita,” jelasnya.
Pendonor darah 50 kali, Feizal Syahmenan mengaku sudah mendonorkan darahnya sejak tahun 2.000 saat berusia 28 tahun. “Saya berkiprah di PMI sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP), ketika tahun 80an ada musibah tabrakan kereta api di Bintaro saya sudah terlibat sebagai Palang merah Remaja (PMR). Ketika mendonorkan darah, kita sedang menjalankan kebaikan,” pungkasnya.(ar/jb)





