DaerahOlahragaUtama

Atasi Penumpukan di Stadion Maulana Yusuf, Pemkot Serang Bakal Bangun 6 Mini Sport Center pada 2027​

SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana untuk memecah konsentrasi kegiatan olahraga masyarakat yang selama ini terpusat di Stadion Maulana Yusuf (MY).

Mulai tahun 2027, Pemkot Serang menjadwalkan pembangunan fasilitas olahraga terpadu berupa sport center mini di enam kecamatan.​

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan, program strategis ini telah masuk dalam rencana anggaran daerah.

Target utamanya adalah memastikan setiap kecamatan memiliki sarana olahraga yang memadai dan representatif.​

“Pemkot Serang menyiapkan pembangunan fasilitas olahraga di tingkat kecamatan. Enam titik sport center mini akan dibangun pada 2027 di setiap kecamatan,” ujarnya, belum lama ini.

​Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar melalui APBD Kota Serang tahun anggaran 2027. Pagu anggaran tersebut akan dibagi rata secara proporsional, dengan total Rp6 miliar, dan per kecamatan masing-masing sebesar Rp1 miliar.

“Anggaran Rp6 miliar ini untuk membangun konsep fasilitas multifungsi. Seperti sepak bola, pencak silat, dan rekreasi. Tapi kita juga menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Saat ini, para ​Camat diminta gerak cepat untuk identifikasi lahan kosong guna penyediaan lahan, dan Disparpora meminta sinergi serta dukungan penuh dari para camat.

“Kita bersinergi dengan pihak kecamatan untuk segera mengidentifikasi dan memetakan aset lahan yang potensial untuk dialihfungsikan,” jelasnya. ​Zeka menyebutkan, kebutuhan lahan ideal untuk satu sport center mini berkisar antara 110 meter persegi hingga 200 × 150 meter.

Salah satu opsi yang didorong adalah memaksimalkan lahan eks Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang selama ini terbengkalai atau tidak termanfaatkan.​

“Lapangan kecamatan itu lahannya nanti kita minta dari masing-masing kecamatan. Kita juga bisa manfaatkan lahan-lahan kosong di tiap kecamatan, tapi itu semua berdasarkan hasil identifikasi pihak camat,” tuturnya. ​

Melalui program ini, ia mengatakan, Pemkot Serang optimistis akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga akan semakin luas dan merata. Langkah ini juga diproyeksikan menjadi mesin pencetak atlet berbakat dari tingkat akar rumput (grassroots).​

“Pemkot Serang optimistis pembangunan fasilitas ini akan mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Rencana ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan olahraga di Kota Serang,” pungkasnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *