DaerahUtama

3.702 Jiwa Terdampak Banjir, Berikut Data Kejadian Bencana di Kota Serang

SERANG, jejakbanten.com,- Sebanyak 3.702 jiwa di Kota Serang tercatat terdampak banjir, dengan jumlah 967 Kepala Keluarga (KK), dan 831 rumah terendam banjir akibat cuaca ekstrem.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Serang, Diat Hermawan mengatakan, secara keseluruhan saat ini tercatat sebanyak 967 Kepala Kelurga, dan 3.702 jiwa terdampak bencana banjir di Kota Serang.

“Sebelumnya terdata 3.516 jiwa, dan sekarang bertambah menjadi 3.702 jiwa dari 967 kepala keluarga, dan ada 831 rumah terendam, empat rumah lainnya rusak, dan 35 jiwa mengungsi,” ujarnya, Jumat 19 Desember 2025.

Selain itu, berdasarkan data, terdapat tujuh kejadian banjir yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Kasemen, dan Kecamatan Cipocok Jaya.

“Akibat curah hujan yang tinggi, dan ada empat kejadian rumah roboh, tiga kejadian pohon tumbang, dan satu kejadian longsor,” jelasnya.

Berikut data banjir dan kebencanaan di Kota Serang akibat cuaca ekstrem dan guyuran hujan selama beberapa hari terakhir :

  • Banjir Kecamatan Kasemen
  • Linkungan Rujak Beling RT/RW 017/003 Kelurahan Margaluyu, ketinggian air 15 sampai 20 centimeter. 21 rumah, 21 Kepala Keluarga, dan 65 jiwa terdampak, serta kondisi air masih menggenangi wilayah tersebut.
  • Linkungan Kendal RT/RW 009/003 Kelurahan Margaluyu, dengan ketinggian air 40 centimeter. 58 rumah, 58 kepala keluarga, 180 jiwa terdampak, dan 15 jiwa mengungsi.
  • Linkungan Tanggul Jaya RT/RW 006/014 Kelurahan Banten, ketinggian air 25 hingga 30 centimeter. 29 rumah, 35 kepala keluarga, dan 116 jiwa terdampak.
  • Linkungan Manggerong RT/RW 005/004 Kelurahan Sawah Luhur, ketinggian air 50 sampai 60 centimeter. 25 rumah, 25 kepala kelurga, dan 170 jiwa terdampak, 20 jiwa diantaranya mengungsi.
  • Kecamatan Cipocok Jaya :
  • Komplek Untirta Permai RW 007 Kelurahan Banjar Agung, ketinggian air 30 sampai 50 centimeter. 78 rumah, 83 kepala keluarga, dan 247 jiwa terdampak.
  • Komplek Grand Sutra RW 014 Kelurahan Panancangan, ketinggian air 30 sampai 80 centimeter, 470 rumah, 570 kepala keluarga, dan 2.483 jiwa terdampak.

*Kecamatan Walantaka :

  • Komplek Grand Sutera Blok D1 sampai D8 RT/RW 001 s.d 00/009 Kelurahan Teritih, ketinggian air 30 sampai 70 centimeter. 150 rumah, 170 kepala keluarga, dan 425 jiwa terdampak.

*Rumah Roboh :

  • Linkungan Legok Assalam RT/RW 001/011 Kelurahan Taktakan, Kecamatan Taktakan, 1 kepala keluarga, 3 jiwa.
  • Linkungan Cimoyan RT/RW 001/011 Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, 1 kepala keluarga, 4 jiwa.
  • Linkungan Kedaung RT/RW 002 /009 Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, 1 kepala keluarga, 4 jiwa.
  • Lingkungan Karang kayen RT/RW 013 /014 Kelurahan Terumbu, Kecamatan Taktakan, 2 kepala keluarga, 5 jiwa.
  • Pohon Tumbang :
  • Link. Magersari RT/RW 005/005 Kel. Kota baru Kec. Serang
    Waktu Kejadian : Kamis, 18 Desember 2025 Pukul 16.25 WIB
    Dampak Kejadian : Pohon tumbang mengenai teras rumah
  • Alamat : Jl. Nambo nyapah Link. Ciuni Cinangka RT/RW 004/001 Kel. Pabuaran Kec. Walantaka
    Waktu Kejadian : Kamis, 18 Desember 2025 Pukul 17.00 WIB
    Dampak Kejadian : Menimpa Kabel Listrik dan membuat padam di wilayah tersebut
  • Alamat : Jl. Raya Serang-Cilegon Kel. Drangong Kec. Taktakan
    Waktu Kejadian : Kamis, 18 Desember 2025 Pukul 20.45 WIB
    Dampak Kejadian : Pohon tumbang menimpa akses jalan
  • Longsor :
  • Alamat : Link. Cikoak Kel. Cilowong Kec. Taktakan
    Waktu Kejadian : Kamis, 18 Desember 2025 Pukul 08.00 WIB. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *