
Darurat Kekeringan Akibat El Nino, Bupati Serang Salurkan Air Bersih dan Bantuan Pangan
SERANG,jejakbanten.com – Pemerintah Kabupaten Serang menetapkan status siaga darurat kekeringan. Penetapan status darurat itu untuk menjadi dasar bagi pemerintah agar bisa berkoordinasi dengan cepat supaya bisa gerak cepat.
“Kami sudah tetapkan status siaga darurat bencana kekeringan karena memang sudah ada di beberapa kecamatan yang dilanda bencana kekeringan. Ada 6-7 kecamatan,” kata Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, saat menyalurkan air bersih dan bantuan pangan, Senin (17/8).
Saat ini kekeringan melanda beberapa desa di Kecamatan Tirtayasa, Carenang, Petir, Binuang, Baros, dan Ciomas. “Penetapan status darurat itu agara kami bisa mencari solusi yang tepat baik solusi melalui provinsi maupun pemerintah pusat. Oleh karena itu saya mohon doa dan dukungan dari semua semoga kemarau ini tidak panjang,” ujarnya.
Status siaga darurat kekeringan untuk satu bulan ke depan. “Mungkin pertama untuk 1 bulan setelah itu kita lihat lagi. Semoga kondisinya membaik, kita cabut status darurat,” katanya.
Bupati juga Bupati Serang langsung meluncur ke desa di Kabupaten Serang yang tengah dilanda kekeringan untuk menyalurkan air bersih dan bantuan pangan. Penyaluran dilakukan usai menjadi Inspektur Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Kramatwatu sekira Pukul 07.00 WIB, dan menyaksikan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI bersama Presiden Prabowo Subianto melalui zoom meeting di Pendopo Bupati sekira pukul 09.00 WIB.
Desa pertama yang dikunjungi Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, adalah desa di Kecamatan Binuang dan kedua desa di Kecamatan Carenang. Di Kecamatan Carenang, Bupati Ratu Zakiyah meninjau dan menyalurkan bantuan air bersih dan bantuan pangan di Kampung Periuk
“Hari ini, alhamdulillah di hari HUT ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesai 17 Agustus 2026 saya berkunjung di dua desa. Pertama kita ke Kampung Periuk, Kecamatan Carenang, dan sebelumnya Kampung Kuaron, Kecamatan Binuang,” kata Zakiyah kepada media di sela-sela menyalurkan air bersih di Carenang.
Diakui Bupati Ratu Zakiyah, musim kemarau ini membuat beberapa desa kekeringan di antaranya desa di Kecamatan Carenang dan Kecamatan Binuang dan lima kecamatan lainnya.
“Tadi saya bersama dengan Bulog, Dirut PDAM, Dirut BPR, para kepala OPD, para Asda, bersama-sama berkunjung ke masyarakat untuk memberikan bantuan secara langsung dan melihat kondisi secara langsung. Jadi yang tadi kami berikan, pertama menyalurkan air bersih kepada masyarakat,” katanya.
Kata Bupati, dirinya hadir untuk memastikan bahwa penyaluran air bersih dan bantuan ini tepat sasaran. Selain itu, Bupati juga menyalurkan bantuan pangan dari Bapanas atau Badan Pangan Nasional melalui Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Bantuan yang diterima adalah per KK mendapatkan 30 kg beras. “Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat dan tentu saya secara pribadi dan pemerintah daerah mohon maaf jika dalam hal ini kita belum bisa memaksimalkan kondisi yang ada,” katanya.
Bupati menegaskan akan terus berupaya mencari solusi sehingga ke depan kekeringan atau bencana yang ada di wilayah Kabupaten Serang bisa diminimalisasi. “Kalau menurut BMKG musim kemarau akan panjang tapi mohon doanya dari semua semoga tidak berkepanjangan ya,” katanya.
Bupati berharap masyarakat jangan boros menggunakan air bersih. Jadi gunakan air bersih sebijak mungkin. “Manfaatkan air dengan baik sehingga kalau misalnya nanti butuh bantuan lagi tadi saya sudah sampaikan ke Pak Camat dan Pak Kades silakan berkoordinasi dengan perangkat kami. Insya Allah segala upaya kami lakukan untuk warga kami,” katanya.(ar/jb)
