Gelar Journalist Camp 2025, Disparpora Kota Serang Latih Pemuda Ilmu Jurnalistik
SERANG – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang pada tahun 2025 ini terus masif meningkatkan kualitas para pemuda di wilayahnya dari berbagai sektor.
Yang terbaru, mereka menggelar kegiatan pelatihan Journalist Camp 2025 di Wisata Bumi Perkemahan Kampoeng 165, Padarincang, Kabupaten Serang pada 29-31 Juli 2025.
Acara itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan literasi media dan keterampilan jurnalistik generasi muda di Kota Serang. Pesertanya sendiri adalah perwakilan dari sekolah dan universitas yang ada di Kota Serang sebanyak 67 orang dengan usia 16 sampai 30 tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, S.T. M.Si. mengatakan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya sekarang memang konsentrasi untuk berusaha menaikan kualitas pemuda Kota Serang agar mampu berdaya saing dari berbagai bidang.
“Sebelumnya juga kami ada pelatihan content creator. Kini pelatihan jurnalistik,” papar Zeka kepada awak media, Kamis (31/7/2025).
Pendidikan yang diselenggarakan tidak main-main. Disparpora Kota Serang mendatangkan empat orang narasumber yang berkompeten di bidangnya. Diantaranya adalah Ariel Maranoes yang merupakan Kepala Biro (Kabiro) SCTV Banten yang kualitasnya tidak usah diragukan lagi dan memberikan materi terkait teknik pengambilan video.
Berikutnya ada Rizal Fauzi, Direktur media online Tuntasmedia.com serta dosen jurnalistik di Unsera yang membawakan materi tentang bahasa jurnalistik.
“Keduanya narasumber yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidangnya. Saya sangat bersyukur bisa menghadirkan keduanya dan narasumber lainnya, ada Redaktur Kabar Banten Yandri Adiyanda dan Editor SCTV Banten Ganis Bungsu. Para peserta dipastikan mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ucapnya.
Ia juga berharap, setelah mengikuti agenda yang ada, para peserta bisa mengaplikasikannya. “Bila siswa, diupayakan kembali menghidupkan kembali mading sekolah. Supaya literasinya terus berjalan. Lalu juga di media sekarang ada terkait wirausahanya. Di mana adek-adek yang dapat menulis berita lalu dikirimkan ke media-media serta tulisannya diterbitkan, bisa mendapatkan uang. Sangat tepat dengan output yang kami inginkan,” ujarnya.
Sementara salah seorang narasumber, Rizal Fauzi menyampaikan ilmu jurnalistik tidak hanya bisa dipakai untuk pewartaan saja, melainkan hampir setiap aspek pekerjaan sekarang menggunakan ilmu jurnalistik.
“Zaman sekarang, ilmu jurnalistik tidak hanya berguna untuk wartawan atau reporter saja, melainkan hampir berguna dihampir bidang usaha,” tuturnya.
Masih kata Rizal, ilmu jurnalistik pun menjadi salah satu cara untuk menghindari berita hoax. “Jika sudah memiliki keilmuan jurnalistik, kita setidaknya sudah memiliki salah satu cara untuk menghindari berita hoax,” jelasnya.
Salah satu peserta yang berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Serang, Sampurna mengaku senang bisa mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar Disparpora Kota Serang.
“Dari dunia jurnalistik pun banyak yang bisa diaplikasikan seperti kata bang Rizal. Seperti menulis buku dan lain-lain. Lalu juga di media terutama media online sekarang, kita bisa mendaftar sebagai pekerja lepas dengan sebutan content creator. Bisa mendapatkan cuan (uang) ternyata. Saya jadi tertarik. Semoga acara serupa bisa terus dilaksanakan,” harapnya. (ADV)

