DaerahUtama

Jadi Destinasi Wisata Baru, Bayar Tiket Masuk Gunung Gedor Dapat Produk Khas Cibendung

SERANG, jejakbanten.com – Tiket masuk Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dirancang sekaligus menjadi sarana mengenalkan produk UMKM khas warga setempat kepada wisatawan.

Lurah Cibendung, Yanti Nur Nasyiatul Aisyiyah mengatakan, tiket masuk Gunung Gedor saat ini masih Rp5.000. Pengelola memiliki rencana menggabungkan tiket tersebut dengan produk UMKM seharga Rp5.000.

Dengan konsep itu, pengunjung membayar Rp10.000 dan mendapatkan makanan ringan yang dapat dibawa selama perjalanan menuju kawasan Gunung Gedor.

“Yang datang itu nanti kita kasih tahu apa kalau tiket masuk ini sekalian kita kasih produk khas UMKM. Intinya kemasannya tetap Rp5.000 jadi Rp10.000,” ujarnya, Minggu 16 Agustus 2026.

Produk yang disiapkan merupakan makanan khas UMKM Cibendung, yakni Red Crunch dan Nana Crunch. Red Crunch merupakan olahan kulit tangkil yang dikeringkan, sedangkan Nana Crunch merupakan keripik pisang.

Yanti mengatakan konsep tersebut dibuat untuk sekaligus memperkenalkan produk warga kepada pengunjung yang datang ke Gunung Gedor. “Produk UMKM saat ini masih dipasarkan secara terbatas, salah satunya di Posko 1,” tuturnya.

Harga produk UMKM Cibendung berada di kisaran Rp5.000 hingga Rp10.000. Pengelola juga mendorong pelaku usaha memperbaiki kemasan agar produk lebih menarik dan dapat dipasarkan lebih luas.

“Produk kita juga nanti mudah-mudahan bisa ke Indomaret dengan kemasan-kemasan yang memang lebih menarik,” ujarnya.

Rencana paket tiket dengan produk UMKM itu ditargetkan mulai diperkenalkan pada 16 Agustus 2026. Namun, penerapannya masih menunggu kesiapan produk dan teknis di lapangan.

Untuk tiket masuk, Yanti mengatakan tarif Rp5.000 masih dipertahankan karena fasilitas di Gunung Gedor masih dalam tahap pengembangan.

“Rp5.000 kan memang yang saya rasa terjangkau dengan keadaan kita yang memang belum ada spot-spot foto yang bisa dinikmati,” jelasnya.

Menurut Yanti, pendapatan dari tiket digunakan untuk kebutuhan operasional dan pengembangan fasilitas. Sejumlah fasilitas dasar mulai tersedia, seperti toilet di area parkir, pelebaran tempat parkir dan Posko 1.

“Tarif Rp5.000 belum akan dinaikkan dalam waktu dekat. Penyesuaian baru dapat dipertimbangkan ketika fasilitas dan spot wisata di Gunung Gedor semakin lengkap,” paparnya.

Ia berharap perkembangan Gunung Gedor sebagai kawasan wisata ikut membuka pasar bagi UMKM warga Cibendung.

Wisatawan yang datang diharapkan tidak hanya menikmati kawasan alam, tetapi juga mengenal produk lokal dan membawanya sebagai oleh-oleh.

“Harapan ke depan bisa menjadi pariwisata dan menjadi kampung wisata yang benar-benar membuat masyarakat di situ hidup, perekonomiannya berputar,” ujarnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *