Melalui Manajemen Talenta, Sekda Zaldi Sebut Semua ASN Miliki Peluang Duduki Jabatan Tertentu
SERANG,jejakbanten.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana menegaskan jika manajemen talenta semua Aparatur Sipil Negara (ASN) mempunyai peluang untuk menduduki jabatan tertentu. Penegasana disampaikan sekda Zaldi, usai membuka Sosialisasi Manajemen Talenta di Lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang di Aula Tb. Suwandi pada Kamis (16/4/2026).
”Kemarin kita sudah sosialisasi manajemen talenta untuk masing-masing kepala OPD, dan hari ini khusus untuk ASN atau PNS yang ada di lingkungan sekretariat daerah. Intinya kita ingin menjelaskan, kalau dulu ada faktor kedekatan, tadi saya menyampaikan yang jauh kalah sama yang dekat yang dekat kalah sama yang sering,” kata Zaldi Dhuhana kepada wartawan.
Sehingga, kata Zaldi, ketika pihaknya ingin melihat ASN ataupun PNS yang akan didudukan di jabatan tertentu, karena tidak mempunyai alat ukur yang transparan, akuntabel kemudian bisa mengukur 3 hal meliputi potensinya, kompetensinya, serta kinerjanya. ”Terkadang kita gak punya data, sehingga akhirnya menentukan seorang di jabatan tertentu karena faktor sering ketemu,” ucapnya.
Dengan adanya manajemen talenta ini, sebut Zaldi, pihaknya bisa mempunyai data seseorang paling tepat untuk duduk di jabatan mana meskipun jarang bertemu. Karena menurutnya, ada PNS yang memiliki prestasi, kompetensi dan kinerjanya bagus tapi tidak terlihat oleh radar. ”Dengan adanya manajemen talenta, radar ini bisa melihat semua ASN yang punya peluang untuk di dorong di jabatan tertentu,” tegasnya.
”Selain manajemen talenta, kita juga menyampaikan bahwa kita juga mengembangkan aplikasi untuk mengukur kinerja OPD namanya sementara masih Sisantri,” sambung Zaldi.
Pada intinya, lebih lanjut Zaldi menyebutkan, ketika pihaknya ingin mengukur kinerja apakah OPD sudah bekerja baik, bahkan sampai ke sekretaris, kepala bidang, penanggung jawab kegiatan, penanggung jawab sub kegiatan itu mempunyai ukuran yang jelas. Sehingga ketika Bupati Serang akan merotasi, mempromosi, bahkan akan mendemosi seorang pejabat sudah memiliki datanya.
”Artinya ketika di aplikasi tersebut itu berturut-turut nilainya merah terus, maka itu akan menjadi evaluasi, dan ini bukan tergantung faktor like n dislike. Tapi, kita sudah punya ukuran yang jelas,” paparnya.
Oleh karenanya kedepan, lebih lanjut Zaldi memaparkan, akan bersama- sama melaksanakan manajemen talenta untuk mengukur kompetensi, potensi serta kinerja, kemudian disisi lain dilengkapi dengan aplikasi Sisantri sehingga bisa melihat tingkat knerjanya.
”Maka akan lebih mudah membuat perencanaan kedepannya untuk pembinaan karir ASN atau PNS karena kita sudah punya sistem yang terukur, transparansi, akuntabel yang bisa dilihat semua orang,” urai Zaldi, seraya menambahkan, untuk implementasinya direncanakan antara Juni dan Juli 2026.
Turut hadir Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Ida Nuraida, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Iskandar Nordat, para Kepala Bagian (Kabag), Pejabat Fungsional dan ASN di lingkungan Setda Kabupaten Serang.
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat mengatakan, sosialisasi manajemen talenta upaya bentuk percepatan salah satu yang melakukan sekretariat daerah. ”Jadi mereka ikut mendukung terciptanya percepatan pelaksanaan manajemen talenta. Adapun untuk persiapan pelaksanaan manajemen talenta saat ini baru mencapai baru 40 persen. Sedangkan untuk bulan ini menargetkan penambahan 20 persen,” katanya.
Dijelaskan Nordat bahwa manajemen talenta bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme ASN, yang mana BKPSDM itu indeks profesionalisme ASN. Adapun indeks itu di ukur terbagi 4 meliputi kompetensi, kualifikasi, kinerja dan disiplin. Jadi 4 hal ini lah yang harus disampaikan kepada para ASN.
”Untuk penilaiannya, ASN harus mengisi biodata di MyASN karena kualifikasinya ada di MyASN. Di upload ijazahnya, kompetensinya, dan capaian kinerjanya. Mungkin yang sudah dinilai disiplin penilaiannya 360 derajat sudah kami mintakan juga, jadi ASN itu juga dinilai oleh atasannya, teman sejawatnya, bawahan nya, itu yang lagi kami lakukan,” jelasnya.(ar/jb)

