PPP Gelar Mukerwil, Bahas SIKAPPP dan Bacaleg
SERANG,jejakbanten.com – Menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten terus mempersiapkan diri dengan matang. Yang terbaru dengan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPW) berlambang Ka’bah itu, di Kota Serang pada Rabu (27/4/2022).
Ketua DPW PPP Provinsi Banten, Subadri Ushuludin mengatakan, agenda yang dilaksanakan ini merupakan tindaklanjut dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP yang dilaksanakan pada 15 April 2022 lalu.
Di acara tersebut, ada tiga pokok yang dibahas. Yang pertama terkait Sistem Integrasi Kesekretariatan Partai Persatuan Pembangunan yang disingkat SIKAPPP. Kedua tentang daftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari tingkat DPRD kabupaten atau kota, DPRD provinsi maupun DPR RI. Lalu ketiga terkait pencalonan Presiden RI.
“Nah, guna menindaklanjutinya, ya kami bikin Mukerwil,” paparnya.
Terkait SIKAPPP, diakui pria yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Serang ini menerangkan, aplikasi itu diharapkan sebagai solusi dari tuntutan dan perubahan zaman dan era konvensional ke digital.
“Kegiatan kesekretariatan dan keadministrasian partai akan didigitalisasikan. Administrasi kesekretariatan merupakan bagian penting dari roda organisasi partai politik. Di era teknologi 4.0 menjadi keharusan untuk bertahan dalam menghadapi kecepatan informasi secara real time dan akurat,” ucapnya.
Lalu Bacaleg, DPW PPP Provinsi Banten diharapkan sudah menyelesaikannya setelah Lebaran lantaran di Mei nanti pusat akan mengagendakan pertemuan Bacaleg dan pemilihan presiden harus satu suara.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Serang, S.M Hartono mengatakan, pada intinya di Kabupaten Serang sedang terus berproses.
“Usai melangsungkan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) kami ikuti alur berikutnya. Baik aplikasi SIKAPPP dan Bacaleg. Insya Allah kami tanggung jawab dan amanah,” ujarnya.
Sementara dari Sekretaris DPC Kabupaten Tangerang, Ahyani menyampaikan tentang SIKAPPP dalam proses penginputan. “Sekarang masih sekitar tiga ratusan namun pada akhir Mei nanti kami usahakan sudah terdata semua mencapai tiga ribu,” tuturnya.
Kenapa optimis, dirinya menerangkan, saat Pengurus Anak Cabang (PAC) ingin mengambil Surat Keputusan (SK) pengurus diwajibkan untuk menyerahkan fotocopi dan pas photo calon anggota.
“Nah, kami ada 29 kecamatan, masing-masing PAC menyetor seratus, jadi sudah dua ribu sembilan ratus. Ditambah dengan pengurus DPC, majelis saya yakin ada di angka tiga ribuan. Kini hanya tinggal proses input saja,” jelasnya.
Sedangkan Bacaleg, sedang membagi dalam dua kategori eksternal dan internal. “Fokus utama sedang eksternal yang mempunyai kapasitas, kababilitas dan insitas serta harus bisa menarik masa. Soalnya kami ingin dari enam kursi jadi delapan kursi,” pungkasnya.(ar/jb)




