DaerahUtama

Realisasi Pembangunan SPAM di Kota Serang Baru 44 Persen

SERANG, jejakbanten.com – Realisasi pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di dua kecamatan di Kota Serang baru sekitar 44 persen.

Di antaranya di Kelurahan Bendung Kecamatan Kasemen, dan beberapa wilayah di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

PPK Air Minum pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten, David Parlindungan Manurung mengatakan, saat ini progres pembangunan fisik terhadap SPAM di Kota Serang sudah mencapai 44 persen.

“Progres pembangunan fisiknya sudah 44 persen. Instalasi pengolahan air bersih kapasitasnya 20 liter per detik, dan daya tampung penampungannya 1.000 kubik,” ujarnya, Rabu 3/1/2024.

Berdasarkan pengkajiannya, dia memaparkan, dua wilayah tersebut memnutuhkan 2.000 sampai 4.000 sambungan rumah untuk penyediaan air bersih atau air minum.

“Potensi untuk daerah di sini masih kurang. Karena menurut data, idealnya itu harus 2.000 sampai 4.000 sambungan rumah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, pihaknya memanfaatkan aliran sungai Ciwaka untuk pemenuhan air baku yang nantinya akan disambungkan ke jaringan RSUD Kota Serang dan sekitarnya.

“Target pertama pemasangan jaringan ke RSUD Kota Serang dan sekitarnya. Untuk alokasi air bakunya kami ambil dari sungai ciwaka,” paparnya.

Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat berharap, ke depan ketersediaan air minum di dua Kecamatan tersebut bisa terpenuhi.

Bahkan, terakhir pada Selasa kemarin dirinya sengaja meninjau lokasi pembangunan SPAM di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen untuk memastikan progres ke depannya.

“Mudah-mudahan bulan Juli 2024 ini sudah selesai. Makanya kami ingin melihat sudah sejauh mana kondisi (Progres) di lapangan,” katanya.

Kemungkinan, lanjut dia, dengan tersedianya SPAM tersebut bisa melayani sekitar 2.000 pelanggan, terutama di RSUD Kota Serang yang membutuhkan cukup banyak air bersih.

“Mungkin sebanyak 2.000 pelanggan akan terlayani dan akan disalurkan ke rumah sakit juga. Sementara ini mencakup dua Kecamatan, di Cipocok dan Kasemen. Nanti akan kita tambah lagi di Walantaka,” jelasnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *