PendidikanUtama

Sudah Berdiri 38 Tahun, SDN Tanjung Ilir Belum Miliki Sumber Air Bersih

SERANG, jejakbanten.com – Sejak berdiri pada tahun 1982 atau sekitar 38 lalu, SDN Tanjung Ilir yanag berada di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, ternyata belum memiliki sumber air bersih.

Pihak sekolah selama ini hanya mengandalkan sumber air dari masjid terdekat untuk sanitasi.

Kepala SDN Tanjung Ilir, Ida Farida membenarkan hal tersebut. Kata dia, pada tahun 1985 pihak sekolah sempat berupaya melakukan pengeboran. Sayangnya tak berhasil. Hal itu disebabkan kondisi alam yang berbatuan.

“Pada 1985 pernah diadakan pengeboran namun gagal dikarenakan kondisi alam yang berbatu. Bila Dipaksakan, yang keluar batu bukan air,” papar Ida.

“Pengeboran sendiri harus dilakukan lebih dalam dan cukup memakan waktu agar sumber air didapat. Hanya saja, biaya yang dibutuhkan tak sedikit,” bebernya.

Pada 2018, saat dirinya baru mendapatkan amanah memimpin sekolah tersebut, Ida sempat mengajukan pengeboran air kembali dan sanitasi.

“Alhamdulillah terlaksana pada 2019 lalu. Tapi lagi-lagi pengeboran gagal. Alhasil dana yang ada hanya bisa terserap untuk sanitasi dan tempat MCK,” jelas dia.

Sebagai kepala sekolah, dirinya masih merasa memiliki tanggung jawab yang besar demi terpenuhi kebutuhan air bersih bagi warga sekolah. Apalagi di masa pandemi virus corona atau Covid-19 seperti sekarang.

“Kita tak bisa memenuhi protokol kesehatan (cuci tangan) menggunakan air isi ulang terus menerus yang dilakukan saat ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, berdasarkan hasil konsultasinya dengan bidang sarana dan prasarana, sekolah kembali mengajukan pada awal 2020. Namun, pos anggaran harus dialihkan untuk tangani pandemi covid-19 sehingga harus ditunda.

“Semoga pada 2021 mendatang dapat terlaksana, supaya kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dan sekolah dapat memiliki sumber air yang sudah didambakan dari 38 tahun yang silam,” pungkasnya.(opk/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *