PendidikanUtama

Vaksinasi Anak di SDN Cigoong 2 Walantaka Tak Sesuai Harapan

SERANG, jejakbanten.com – Merasa kecewa, vaksinasi anak yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cigoong 2 Kecamatan Walantaka, Kota Serang tidak sesuai ekspektasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala SDN Cigoong 2, Utin Supriatna, Senin (14/2/2022).

“Rasa kecewa pasti ada karena tidak sesuai dengan apa yang direncanakan,” ucap Utin.

Pasalnya, kekecewaan bermula dari banyaknya siswa yang mengikuti vaksinasi. Di awal sekolah sudah mendapatkan surat persetujuan dari orangtua murid yang menyatakan mengizinkan anaknya untuk divaksin, ada sebanyak 80 yang sedia divaksin.

Ternyata dalam pelaksanaannya hanya ada 45 siswa yang datang dan bersedia untuk divaksin. “Dari 256 siswa keseluruhan, yang bersedia untuk divaksin 80 siswa dibuktikan dengan surat persetujuan orangtua. Akan tetapi saat pelaksanaan tidak sesuai dengan ekspektasi diawal,” ujarnya.

Kata Utin, kejadian tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pihak sekolah mendapat kabar dari orangtua murid banyak anak yang sedang sakit. “Sebenarnya kejadian ini bukan tanpa alasan. Kendalanya banyak anak yang sedang sakit, batuk, pilek dan demam,” paparnya.

Selain kendala tersebut, Utin menjelaskan kendalanya ada juga orangtua murid yang khawatir anaknya divaksin. Terlebih Ia mengungkapkan di dalam surat pernyataan kesediaan untuk vaksin menjadi pertimbangan orangtua murid yang paling banyak ditentang.

“Kami  bersama puskesmas sudah berusaha untuk menyosialisasikan, agar wali murid paham. Tetapi banyak orangtua yang mempertanyakan perihal surat persetujuan vaksin tersebut yang isinya ‘Apabila terdapat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dengan anak saya pada kemudian hari, akibat disetujuinya vaksin, maka dengan ini saya tidak akan menuntut kepihak sekolah atau pihak manapun’. Pernyataan itu yang menjadi berat untuk orangtua,” jelasnya.

Selepas dari itu, Utin mengungkapkan sekolah akan tetap berusaha mengupayakan untuk siswanya bisa melaksanakan vaksinasi. Akan tetapi Utin, menegaskan semuanya akan tetapi dikembalikan kepada orang tua dan murid itu sendiri.

“Kami akan tetap berusaha, melalui sosialisasi kembali walaupun sebelumnya sudah pernah dilaksanakan, ya mudah-mudahan agar yang divaksin bisa lebih banyak lagi,” katanya.

Terakhir, Utin berharap semoga banyaknya siswa yang divaksin warga sekolah semuanya bisa sehat tidak mudah tertular dengan virus. Ditambah pembelajaran bisa berjalan dengan normal kembali. “Vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar Kita bersama mudah-mudahan dari ini semua bisa berjalan normal kembali,” harapnya.

Sedangkan, Koordinator Vaksinasi SDN Cigoong 2, Nani Yuningsih memaparkan saat ini baru sekitar 18 persen siswa SDN Cigoong 2 yang sudah divaksin. “Kami akan buat sosialisasi kembali nanti. Pada pelaksanaan vaksinasi kedua nanti kemungkinan Kami laksanakan juga vaksinasi kesatu juga,” pungkasnya. (fj/bs/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *