DaerahUtama

Pemkot Serang Usulkan Alternatif Lokasi Sekolah Rakyat

SERANG, jejakbanten.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana untuk mengusulkan alternatif lokasi Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang dengan luasan sekitar delapan hektare ke Kementerian Sosial (Kemensos).

Saat ini, lokasi yang telah diajukan oleh Pemkot Serang berlokasi di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, namun wilayah tersebut masuk dalam daerah rawan bencana banjir, sehingga pemerintah kota mencari lahan alternatif lainnya.

“Lahan yang berlokasi di Kelurahan Sawah Luhur itu memerlukan proses pengurugan dengan estimasi biaya sekitar Rp12 miliar dan rawan banjir. Maka kita pertimbangkan. Jangan sampai anak-anak kita tidak aman dalam masalah banjir,” ujar Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, Senin 26 Januari 2026.

Akhirnya Pemkot Serang mencari lahan lain dan ditemukan di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan dengan luas lahan sekitar delapan hektare.

“Kita cari, karena pemerintah daerah harus mencari alternatif pilihan. Tapi nanti keputusan akhir ada di pemerintah pusat dalam ini ada Kementerian Sosial,” jelasnya.

Apabila melihat dari kebutuhan, lahan untuk Sekolah Rakyat minimal seluas antara 6,5 hingga 10 hektare dan harus merupakan tanah milik pemerintah daerah.

“Ada di Sayar itu kurang lebih sekitar 8 hektar, dan saya pikir cukup untuk sekolah rakyat. Tapi status tanahnya punya negara, tentu ini harus dikomunikasikan dengan Kementerian Sosial (Kemensos),” jelasnya. (rk/yd/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *