Baru 53 Dapur SPPG yang Beroperasi, Satgas MBG Diminta Perketat Pengawasan
SERANG, jejakbanten.com – Satuan tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Serang diminta memperketat pengawasan, mulai dari proses hingga penyajian, serta melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Saat ini, dari 83 dapur SPPG yang ada di Kota Serang, baru 52 unit dapur yang sudah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan MBG di sejumlah sekolah, baik tingkat TK, SD, maupun SMP.
Asisten Daerah (Asda) II pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan, dalam program pemberian makan bergizi, Satgas MBG memiliki tugas dalam memonitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.
Mulai dari mendeteksi kendala-kendala di lapangan, hingga melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Derah (OPD) yang terlibat.
“Satgas MBG sudah melakukan koordinasi dengan beberapa OPD bagaimana asupan gizinya, dan proses pendistribusian,” ujarnya, usai meninjau MBG di SMPN 15 dan SDN 20 Kota Serang, Senin 20 Oktober 2026.
Kemudian, Satgas MBG juga bertugas untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG, khususnya dimulai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Mulai dari limbahnya dan segala macam itu kita evaluasi. Misal, apa yang harus ditindaklanjuti dan apa saja yang perlu perbaikan ke depannya supaya tidak ada masalah,” jelasnya.
Selain itu, Satgas MBG juga bertugas meninjau dapur MBG yang berada di masing-masing titik dapur SPPG untuk memastikan kehigienisan makanan dan tempat makan, serta kebersihan dapur.
“Betul, karena kita juga akan melihat lingkungannya seperti apa, limbahnya seperti apa. Kita juga nanti melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” tuturnya.
Diakui Yudi, dari jumlah 83 dapur SPPG yang ada di Kota Serang, baru 52 yang telah resmi beroperasi, sisanya masih bertahap.
“Nanti kita cek secara bertahap, karena belum seluruhnya, baru 53 yang beroperasi dari 82 SPPG yang ada di Kota Serang,” katanya. (rk/yd/jb)
