Dindikbud Kota Serang Libatkan 24 SMP Swasta dalam SPMB Online
SERANG, jejakbanten.com – Sebanyak 24 SMP swasta di Kota Serang dilibatkan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online tahun ajaran 2026.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menyetarakan layanan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Ahmad Nuri mengatakan, pelibatan sekolah swasta dalam sistem penerimaan peserta didik dilakukan untuk menciptakan proses yang lebih akuntabel, adil, dan terbuka.
“Kami mengadakan forum ini untuk menyamakan persepsi dan visi tentang SPMB. Jika sebelumnya penerimaan peserta didik dilakukan secara manual, sekarang menggunakan sistem aplikasi agar pelaksanaannya lebih akuntabel, berkeadilan, dan setara,” ujarnya, Selasa 9 Juni 2026.
Menurutnya, seluruh satuan pendidikan akan terlibat dalam pelaksanaan SPMB tanpa membedakan status sekolah negeri maupun swasta.
Sekolah swasta yang berpartisipasi juga dimasukkan ke dalam sistem aplikasi penerimaan murid baru.
Nuri menjelaskan terdapat beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam forum tersebut. Salah satunya pelaksanaan SPMB secara daring oleh sekolah negeri dan swasta.
Selain itu, sekolah swasta gratis akan menjadi bagian dari skema pemerataan akses pendidikan di Kota Serang.
“Swasta yang tidak berbayar atau gratis juga masuk dalam sistem ini. Kami ingin memastikan seluruh layanan pendidikan berjalan setara,” katanya.
Untuk menjamin pelaksanaan sekolah gratis berjalan sesuai ketentuan, setiap sekolah swasta yang mengikuti program tersebut diminta menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) atau pakta integritas.
Langkah itu dilakukan sebagai dasar pengawasan terhadap sekolah yang menyatakan diri tidak memungut biaya pendidikan dari peserta didik.
Selain pelibatan dalam SPMB online, Pemerintah Kota Serang juga tengah mengkaji pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) bagi sekolah swasta gratis. Usulan yang sedang didorong sebesar Rp50 juta per sekolah.
“Kami mengusulkan kepada TAPD agar sekolah swasta yang melaksanakan pendidikan gratis mendapatkan BOSDA. Mudah-mudahan bisa direalisasikan tahun ini untuk membantu operasional sekolah,” tuturnya. (rk/yd/jb)
