Kabupaten Serang Bidik Juara Umum MTQ Lagi
SERANG,jejakbanten.com – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang 2025-2029 pimpinan Budi Haryadi resmi dilantik. Pelantikan langsung dilakukan oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Aula Tb Suwandi, Setda Kabupaten Serang pada Kamis (18/12/2025).
Setelah resmi dikukuhkan, LPTQ Kabupaten Serang memiliki tugas berat dari orang nomor satu di Kabupaten Serang tersebut. Di mana Zakiyah ingin dikepengurusan LPTQ yang sekarang, bisa mengembalikan kejayaan Kabupaten Serang di ajang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Banten.
“Dulu Kabupaten Serang pernah jadi runner-up dan juara umum. Nah, saya ingin pak Budi mengembalikan capaian itu,” papar Zakiyah usai pengukuhan.
Apalagi diketahuinya, pak Budi adalah mantan qori internasional. Bila demikian, pastinya lebih paham bagaimana memilih qori dan qoriah potensial dan mempersiapkan mereka dengan matang nantinya.
Tak hanya sekedar memberikan beban, dukungan pun diakuinya sudah disiapkan. “Kami siapkan kok anggaran untuk LPTQ. Jadi tugas mereka cari bibit terbaik dan lakukan pembinaan. Saya yakin, banyak qori qoriah potensial karena pondok pesantren yang ada di Kabupaten Serang tersebar luas dari Serang Barat sampai Serang Timur,” ucapnya.
Makanya, kata Zakiyah, MTQ tingkat kecamatan pun dicanangkan. “Dana sudah siap. Bahkan sudah ada beberapa kecamatan yang melaksanakan MTQ. Ayo, pengurus LPTQ Kabupaten Serang fokus pembinaan,” tuturnya.
Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi mengatakan, siap mewujudkan keinginan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Apalagi mendapatkan dukungan anggaran yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang Rp 2,9 miliar dan per kecamatan Rp 100 juta.
Untuk itu, ke depan dia akan terjun langsung ke desa sampai ke kecamatan guna melakukan pembinaan berjenjang karena selama ini banyak bibit qori qoriah terpendam.
“Insya Allah kita rebut kembali titel Juara Umum MTQ. Tahun lalu kita peringkat enam, semoga tahun depan bisa juara umum atau minimal posisi tiga besar dulu,” kata Budi.
Disingung susunan pengurus, dirinya menyampaikan 98 persen muka baru. “Kita ubah semua, Cuma satu dua yang memang ahli di bidangnya,” pungkasnya.(ar/jb)

