Musrenbang Kecamatan Walantaka, Prioritaskan Pembangunan Jalan
SERANG, jejakbanten.com – Pembangunan jalan jadi skala prioritas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Walantaka.
Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin, mengatakan Musrenbang ini merupakan amat undang-undang yang dimana mengamanatkan untuk memenuhi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dalam Musrembang ini untuk menyerap aspirasi dari masyarakat yang akan diakomodir.
“Dari Musrenbang ini kita bisa menyerap aspirasi untuk memusyawarahkan terkait program-program prioritas, strategis dan program unggulan yang ada di kecamatan itu sendiri,” ucapnya, seusai membuka acara Musrenbang Kecamatan Walantaka, yang bertempat di salah satu hotel di Kota Serang, Kamis (27/1/2022).
Lebih lanjut, Subadri mengungkapkan dalam Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kepentingan masyarakat walantaka sepenuhnya.
“Saya harapkan Program-program harus berkesinambungan antar pemerintah dan masyarakat, agar kesadarannya tumbuh dari masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah,” imbuhnya.
Selanjutnya, Ia menegaskan dari Musrenbang ada beberapa hal-hal yang harus diprioritaskan. Seperti halnya dalam pengentasan kawasan kumuh, infrastruktur dan lain-lain.
“Setidaknya dari Musrenbang ini apa yang menjadi program di Kecamatan Walantaka bisa diselesaikan, minimal selambat-lambatnya sampai 2023 akhir jabatan saya dan pak wali kota,” jelasnya.
Karena, Ia mengakui atas janji politiknya bersama wali kota dimulai pada tahun 2018 sampai 2023 melalui RKPD memang belum sepenuhnya berjalan maksimal.
“Kami masih berupaya terus untuk memaksimalkan pembangunan selesai hingga tahun 2023 nanti,” tegasnya.
Senada disampaikan, Camat Walantaka, Karsono, mengungkapkan dari Musrenbang ini diharapkan mampu menyerap aspirasi dan bisa diakomodir oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Saat ini ada 113 usulan program pembangunan, ketika dijumlahkan sekitar Rp. 15 miliar.”Kami hanya bisa mengusulkan, karena yang memiliki anggaran Pemkot,” paparnya.
Kemudian, Ia menegaskan yang menjadi prioritas Kecamatan Walantaka dalam hal ini infratruktur jalan yang dimana itu masih banyak yang belum dibenahi.”Masih banyak jalan-jalan yang harus dibenahi, mudah-mudahan 2023 sudah selesai semua,” ungkapnya.
Masih, kata Karsono, menambahkan pihaknya memiliki program pembangunan yang tidak dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yaitu Walantaka Bersatu Untuk Jamban Keluarga (Waktujaga) dimulai sejak tahun 2021 dan anggarannya dari gotong royong masyarakat walantaka. Sampai saat ini sudah ada empat kelurahan yang sudah berjalan.
“Yang tidak memiliki jamban akan kita bantu dengan swadaya masyarakat, sejauh ini yang terbangun sekitar 100 unit kurang lebih,” pungkasnya. (fj/yd/jb)

