DaerahUtama

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2022, Pemkab Serang Tanam Ribuan Pohon

SERANG,jejakbanten.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menanam ribuan pohon di Kampung Sitoru, Desa Sasahan, Kecamatan Waringinkurung. Ini sebagai rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022.

Penanaman secara simbolis tepatnya di Bukit Sulanjana dilakukan oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Rabu (15/6/2022).

Pandji mengungkapkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022 yang jatuh setiap 5 Juni namun dilaksanakan sekarang sebagai rangkaiannya. Penanaman pohon dengan dipusatkan di Desa Sasahan, karena kebetulan daerah tersebut mengalami longsor seluas 10 hektare.  

“Makanya dengan memperingati hari lingkungan hidup sekarang segera ditindaklanjuti dengan aksi penanaman 1.000 pohon di wilayah Sasahan,” ujarnya.

Ia berharap dengan penanaman seribu pohon bukan hanya sekedar simbolis saja. Akan tetapi seribu pohon itu harus tumbuh dan sampai menjadi besar.

“Pelaksanaan di Sasahan hanya simbolis, tapi esensinya adalah peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Kabupaten Serang. Oleh karenanya penanaman diikuti penanaman pohon di wilayah Kecamatan Cinangka, Mancak, Baros dan Anyer, kita menanam di sana,” terangnya.

Pada momen tersebut, dia mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki pohon jenis durian jika dalam jangka waktu satu sampai dua tahun tidak berbuah untuk tidak terburu-buru dijual pohonnya.

“Jangan cepat-cepat menjual pohonnya sayang itu, biasanya tahun ketiga tumbuh iya bagus,” katanya.

Terlebih sebutnya, sekarang memang cuaca tidak mendukung terhadap terhadap pohon buah durian untuk berbunga. Bahkan diprediksi, musim hujan akan sampai pada bulan Desember mendatang tidak mengalami musim kemarau.

“Kemungkinan pohon durian tidak merata tumbuh buahnya meski ada beberapa daerah berbunga tapi sebagian besar tidak berbunga,” jelasnya.

Dirinya pun kembali mengingatkan kepada warga yang memiliki pohon durian namun belum berbunga jangan sampai menjual pohon dan menebang untuk di jual untuk membantu menjaga kestabilan lahan. “Bukan hanya pohon durian, semua pohon agar dijaga dan dipelihara itu akan membantu kestabilan cuaca, iklim, habitat flora dan fauna yang ada di wilayah kita,” paparnya.

Turut Hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Serang, Camat Waringinkurung Warnerry Poetri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi, Komando Distrik Militer (Dandim) 0602/Serang Kolonel (Inf) Susilo, Kepala DLH Provinsi Banten, para kepala desa se Kecamatan Waringinkurung.

Pantauan di lokasi Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa usai memberikan sambutan langsung meninjau produk UMKM Kecamatan Waringinkurung, dan dilanjutkan untuk menanam pohon secara simbolis di Bukit Sulanjana dengan jarak ketinggian sekitar 500 meter. Bahkan tak menyurutkan meski diguyur hujan.

Sementara, Kepala DLH Kabupaten Serang, Prauri menerangkan, untuk saat ini jumlah pohon yang ditanam sebanyak 1.050 pohon berbagai jenis baik itu pohon durian, rambutan, mangga, sawo, dan pohon jambu. Dengan ditanami pohon lantaran sebelumnya bukit tersebut mengalami longsor.

“Karena ini pasca longsor jadi kami punya pemikiran kalau tidak segera direalisasi (penanaman) pohon khawatir terjadi longsor lagi dan berdampak ke rumah penduduk. Makanya kita fokuskan di desa ini sebagai antisipasi itu (longsor),” jelasnya.(ar/jb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *