Proyek Strategis Nasional PSEL di Kota Serang Tunggu Rekomendasi Gubernur
SERANG, jejakbanten.com – Kota Serang digadang-gadang akan menjadi lokasi proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Kecamatan Taktakan.
Bahkan sejumlah persyaratan dan dokumen telah dipersiapkan, saat ini tinggal menunggu rekomendasi Gubernur Banten Andra Soni untuk penetapan lokasi resmi.
Dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, proyek tersebut tidak bisa berjalan apabila Gubernur Banten belum memberikan rekomendasi, karena hal itu merupakan syarat penting dalam pelaksanaan pekerjaan itu.
“Nanti kalau sudah masuk, Gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah memberikan rekomendasi untuk PSEL di Kota Serang,” ujarnya, Rabu, 3 Desember 2025.
Proyek PSEL tersebut, kata dia, diperkirakan menelan biaya sekitar Rp3 hingga Rp5 triliun.
Nantinya, energi listrik yang dihasilkan akan dibeli oleh PLN dengan tarif yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat.
“Jadi berbicaranya bukan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD). Tetapi proyek ini bisa menyelesaikan salah satu masalah sosial di masyarakat, salah satunya sampah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin mengatakan, Pemkot Serang telah menyiapkan anggaran untuk persiapan pembebasan lahan di dekat TPAS Cilowong guna fasilitas PSEL.
“Hampir dipastikan (PSEL) di Kota Serang, karena memang syaratnya punya TPA. Bahkan, tahun 2026 nanti kami menganggarkan pembebasan lahan sekitar lima hektare,” tuturnya.
Bahkan, kata dia, calon lokasi proyek strategis nasional PSEL telah ditinjau langsung oleh empat kementerian.
Saat ini Pemkot Serang sedang menyiapkan pola kerja sama aglomerasi antara Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon dalam satu sistem pengelolaan sampah.
“Kerja sama ini wajib dipenuhi mengingat PSEL membutuhkan minimal 1.000 ton sampah per hari. Saat ini, produksi sampah Kota Serang baru 400–500 ton per hari sehingga memerlukan pasokan tambahan dari daerah sekitar,” katanya. (rk/yd/jb)





